blank
Pohon angsana yang ditanam di pinggir Jalan Purwodadi Solo ini roboh dan menimpa sebuah kendaraan serta pengendaranya di Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Foto: Tya Widya/dok Polres Grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa pohon angsana roboh di Geyer, Grobogan, mengakibatkan seorang pelajar mengalami luka-luka setelah tertimpa batang pohon di Jalan Raya Purwodadi-Solo, Senin (30/3/2026).

Kejadian pohon angsana roboh di Geyer, Grobogan, itu berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB saat kondisi cuaca mendung menyelimuti kawasan tersebut.

Korban diketahui bernama Tahta Yengki Herdiono (17), warga Desa Banjardowo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan.

BACA JUGA : Musrenbang Brebes, Perencanaan Menuju Kebijakan Lebih Berpihak pada Rakyat

Saat kejadian, korban tengah melintas di jalur utama Purwodadi-Solo dengan mengendarai sepeda motor.

Kapolsek Geyer, AKP Bambang Dwiranto, menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Menurutnya, awan mendung yang menggantung di wilayah itu menjadi tanda awal sebelum pohon tumbang secara tiba-tiba.

Dalam kondisi tersebut, sebuah pohon angsana yang berada di tepi jalan mendadak roboh ke badan jalan.

Pohon berukuran cukup besar itu langsung menimpa kendaraan yang dikendarai korban.

“Cuaca yang mendung, tiba-tiba pohon angsana yang terletak di pinggir Jalan Raya Purwodadi-Solo tumbang dan menimpa sepeda motor Honda Scoopy K 6008 RJ yang dikendarai Tahya Yengki Herdiono,” jelas Kapolsek.

Benturan keras dari pohon yang tumbang membuat korban tidak sempat menghindar. Akibatnya, korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh serta merasakan sesak di bagian dada.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama kepada korban yang tertimpa pohon tersebut.

Petugas kemudian datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan area kejadian.

Diketahui, korban merupakan siswa SMK PGRI Kuwu yang sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL). Ia tengah melaksanakan kegiatan PKL di Perhutani KPH Gundih.

Selain menyebabkan korban terluka, kejadian tersebut juga berdampak pada arus lalu lintas. Jalan utama Purwodadi-Solo sempat mengalami kepadatan kendaraan akibat pohon yang melintang di badan jalan.

Petugas bersama warga bahu-membahu mengevakuasi batang pohon yang menghalangi jalur tersebut.

“Sementara korban mengalami luka-luka dan dada terasa sesak, dibawa ke Puskesmas Geyer I dan kemudian dirujuk ke RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi,” tambah AKP Bambang Dwiranto.

BACA JUGA : Jaga Terang di Hari Kemenangan, Cerita Petugas PLN Amankan Keandalan Listrik di Momen Idulfitri

Korban sempat mendapatkan penanganan awal di fasilitas kesehatan terdekat sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Selain korban, sepeda motor yang dikendarainya juga mengalami kerusakan cukup parah. Bagian kendaraan tampak ringsek akibat tertimpa batang pohon berukuran besar tersebut.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas memastikan kondisi jalan kembali aman untuk dilalui. Sekitar pukul 16.05 WIB, arus lalu lintas di jalur tersebut mulai kembali normal.

BACA JUGA : Kota Semarang Kondusif Selama Libur Lebaran, Wali Kota Semarang Apresiasi ASN

“Sekitar pukul 16.05 WIB jalur sudah bisa dilintasi lagi. Sekitar jalur dibersihkan. Perkembangan situasi terkini arus lalu lintas Purwodadi-Solo kembali lancar,” jelas AKP Bambang Dwiranto.

Peristiwa pohon angsana roboh di Geyer, Kabupaten Grobogan, ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintas di tengah cuaca tidak menentu.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur yang banyak ditumbuhi pohon besar seperti kejadian pohon angsana yang roboh di Kecamatan Geyer.

TYA WIDYA