blank
Gara-gara api tungku dapur berkobar tidak terkendali, memicu terjadinya musibah kebakaran rumah milik Yadi di Desa Kudi, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Damkar Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gara-gara api tungku di dapur yang berkobar, telah memicu terjadinya musibah kebakaran rumah hunian warga. Rumah yang terbakar adalah milik Yadi di Dusun Toyo RT 1/RW 1, Desa Kudi, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, Kamis (26/3/26), menyatakan, pemadaman dilakukan mulai Pukul 10.30. Team Fire Fighter yang turun ke lokasi adalah personel dari Damkar Poswil Baturetno. Hal ini dilakukan, karena lokasi kebakaran lebih dekat dijangkau dari Poswil Baturetno.

Para personel Damkar Poswil Baturetno yang mendatangi lokasi, terdiri atas Riyan Pratama, Edhi Dwi W, Ardhika Pratama P dan  Adi Warsito. Kuartet Fire Fighter ini, begitu tiba di lokasi Pukul 10.30, langsung melakukan tindakan pemadaman sampai tuntas.

Dalam tindakan pemadaman, mereka berupaya mengisolasi kobaran api. Tujuannya, agar tidak meluas ke rumah para tetangga yang berada di sekitarnya. Tindakan pemadaman, dilakukan sampai api benar-benar padam. Baru kemudian mereka meninggalkan lokasi, untuk kembali ke Markas Damkar Poswil Baturetno.

Petugas mendapatkan informasi, pemilik semula sedang merebus air di tungku dapur yang menggunakan bahan bakar kayu. Tapi, kemudian ditinggal menuju depan rumah, untuk menyapu halaman. Tanpa disadari, api tungku ternyata berkobar tidak terkendali dan membakar stok kayu yang ada di dekatnya.

Berkobar

Kobaran api makin meluas, membakar semua perabot dan rumah dapur, sebelum kemudian merembet ke rumah induk. Pemilik bersama warga sekitar, tidak mampu memadamkan api yang makin berkobar. Karena di tempat tidak tersedia air dalam jumlah yang cukup dan tidak ada peralatan pemadaman api.

Musibah kebakaran rumah ini, membuat panik masyarakat, utamanya warga yang bermukim di dekat lokasi kebakaran. Kejadian ini, kemudian dilaporkan ke Perangkat Desa dan sekitar Pukul 10.00, Saksi Mila Trisnawati dan Sunarmo, menghubungi Polsek Batuwarno dan mengontak permohonan bantuan pemadaman ke Damkar Poswil Baturetno.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran rumah tersebut. Tapi kerugian materi dinilai cukup besar. Sebab rumah dapur dan rumah induk beserta isinya, ludes terbakar.

Berkaitan dengan musibah kebakaran ini, pihak Damkar Pemkab Wonogiri, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bersikap sembrono dalam memperlakukan api. Bila memang tengah menjerang air di dapur, sebaiknya ditunggui sampai selesai.

Pahami, bahwa api memiliki sifat pantang padam sebelum bahan yang terbakar menjadi abu. Karena itu, tindakan sembrono meninggalkan dapur untuk pergi ke halaman, dengan membiarkan api tetap menyala di tungku, menjadi sumber pemicu terjadinya kebakaran.(Bambang Pur)