blank
Ketua DPD PAN Kudus Hj Endang Kursistiyani. Foto: Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kudus langsung tancap gas memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah usai Musyawarah Daerah (Musda). Konsolidasi ini menjadi langkah awal untuk menatap target ambisius pada Pemilu 2029.

DPD PAN Kudus mulai mengakselerasi konsolidasi internal pasca Musda yang menetapkan kepengurusan baru secara aklamasi. Sejumlah agenda strategis langsung digulirkan, di antaranya adalah musyawarah cabang untuk proses reorganisasi kepengurusan di tingkat Kecamatan.

Ketua DPD PAN Kudus terpilih Hj Endang Kursistiyani, mengungkapkan bahwa struktur kepengurusan DPD PAN kudus telah resmi terbentuk dan disahkan. Ia menjabat sebagai ketua, didampingi Rohim Sutopo sebagai sekretaris dan Budiono sebagai bendahara. Sementara itu, posisi Ketua Majelis Pertimbangan Partai Daerah (MPPD) dipegang oleh Dr. Hilal Aryadi.

“SK kepengurusan sudah kami terima. Dengan struktur yang sudah lengkap, kami langsung bergerak melakukan konsolidasi organisasi,” ujar Endang saat ditemui di Rumah PAN, Rendeng, Kudus, Selasa (17/3/2026).

Sebagai tindak lanjut, PAN Kudus akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang diawali dengan tahapan pramuscab. Dalam proses ini, akan dibentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di sembilan kecamatan.

“Setiap kecamatan akan memiliki satu DPC. Minimal satu paket KSB diajukan, namun bisa lebih sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Pelaksanaan Muscab semula ditargetkan sebelum Lebaran, namun harus menyesuaikan jadwal dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Tengah. Kemungkinan besar, kegiatan tersebut akan digelar setelah Lebaran secara virtual bersama DPW se-Jawa Tengah.

Endang menambahkan, hasil pramuscab nantinya akan diajukan ke DPW untuk mendapatkan persetujuan sebelum ditetapkan melalui surat keputusan resmi.

Tak berhenti di tingkat kecamatan, PAN Kudus juga akan melanjutkan pembentukan struktur hingga ke tingkat desa melalui musyawarah ranting (Musran). Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat basis partai di akar rumput.

“Setelah DPC terbentuk, kami lanjutkan ke ranting. Ini penting untuk memperkuat struktur hingga ke bawah,” tegasnya.

Dalam proses tersebut, PAN Kudus juga mendorong regenerasi kader dengan memadukan tokoh senior dan generasi muda. Kombinasi ini dinilai penting untuk menghadapi tantangan politik di era digital.

“Kami ingin ada keseimbangan antara pengalaman dan semangat anak muda. Generasi muda diharapkan lebih adaptif terhadap teknologi dan jaringan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Endang menegaskan bahwa seluruh rangkaian konsolidasi ini merupakan bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029. PAN Kudus menargetkan peningkatan signifikan jumlah kursi legislatif.

“Kami menargetkan minimal empat kursi. Ini harus diperjuangkan bersama dengan memperkuat kolaborasi serta menyiapkan kader yang berintegritas, kompeten, dan punya jaringan luas,” tegasnya.

Ia juga optimistis dinamika politik yang terus berkembang dapat menjadi peluang bagi PAN untuk meningkatkan perolehan suara di masa mendatang.

“Situasi politik terus bergerak. Ini peluang bagi kami untuk berkembang dan meraih hasil lebih baik,” tandasnya.

Rencananya, pelantikan kepengurusan DPD dan DPC PAN Kudus akan dilaksanakan secara bersamaan setelah seluruh tahapan Muscab rampung digelar pasca Lebaran.

Ali Bustomi