blank
Program mudik gratis 2026 tiba di alun-alun kota Blora. Selasa 17 Maret 2026. Foto: Kudnadi Saputro Blora

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Sebanyak 300 pemudik tiba di alun-alun kota Blora pada Selasa 17 Maret 2026, sekira pukul 10.45 WIB., disambut oleh Asisten Administrasi Umum, Sekda Blora, Bawa Dwi Raharja.

Sebanyak 300 pemudik asal Blora diberangkatkan dari museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Senin 16 Maret 2026, pukul 09.00 WIB., dalam program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, ‘Mudik Gampang Balik Tenang’, menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Alhamdulillah perjalanan lancar tanpa kendala. Para pemudik tiba dengan nyaman dan dalam kondisi sehat,” ungkap Bawa Dwi Raharja.

Sesampainya di kota Blora. salah satu warga Cepu, peserta mudik gratis 2026, Tutik mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut, sebagai ibu rumah tangga dengan suami yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, ia merasa program ini sangat meringankan beban keluarganya.

“Alhamdulillah sangat membantu, kami bisa pulang bersama keluarga tanpa memikirkan biaya,” kata Tutik.

Hal yang sama disampaikan oleh warga Todanan, yang mudik bersama istri dan anaknya, Anang Setiawan mengetahui program ini dari Komunitas Perantau Blora yang aktif memberikan informasi kepada para perantau di Jakarta.

“Programnya sangat bagus, semoga ke depan kuotanya bisa ditambah,” pinta Anang Setiawan.

Sementara itu, Ketua Komunitas Perantau Blora, Basuki Purwanto mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkab Blora dalam menyosialisasikan program mudik gratis 2026. Ia menilai program ini sangat membantu ditengah tingginya harga tiket transportasi Jakarta-Blora.

“Kalau tiket ekonomi sekitar Rp450 ribu per orang, satu keluarga bisa mencapai Rp1,6 juta. Program ini jelas sangat meringankan,” ungkap Basuki Purwanto.

Enam Bus

Pemberangkatan 300 pemudik asal Kabupaten Blora Jawa Tengah tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Sekda Blora, Agus Puji Mulyono didukung enam armada bus hasil kolaborasi Pemkab Blora, PT Semen Gresik, dan Baznas.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Sekda Blora, Agus Puji Mulyono menyampaikan bahwa partisipasi Pemkab Blora dalam program ini menjadi wujud sinergi antar pemerintah daerah bersama mitra dalam memberikan pelayanan bagi warga Blora perantau di Jakarta.

“Dari total armada yang disiapkan, empat bus berasal dari Pemkab Blora, sementara dua bus lainnya merupakan bantuan PT Semen Gresik, dengan dukungan tambahan dari Baznas,” ujar Agus Puji Mulyono.

Lebih lanjut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora menjelaskan bahwa keikutsertaan Pemkab Blora dalam program ini merupakan bentuk komitmen dalam membantu masyarakat, khususnya warga Blora yang merantau di Jakarta dan sekitarnya.

“Program ini tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga menjadi upaya untuk meningkatkan keselamatan pemudik serta mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik,” ucap Agus Puji Mulyono.

Kudnadi Saputro