blank
Salah satu petugas Balai Bahasa Jateng, memberikan buku bacaan gratis pada seorang anak yang hendak mudik dari Stasiun Tawang. Foto: dok/bbjt

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati SPd MHum mengatakan, pihaknya menyelenggarakan program ‘Mudik Asyik Baca Buku’, yang berlokasi di Stasiun Semarang Tawang, Senin (16/3/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang.

Disampaikan dia, Balai Bahasa membagikan 500 buku bacaan secara gratis kepada pemudik, khususnya anak-anak usia sekolah. Pembagian buku itu memang khusus dibagikan kepada para pemudik anak-anak, untuk menghilangkan kejenuhan.

”Dalam acara Mudik Asyik Baca Buku ini, kami membagikan 500 eksemplar buku cerita anak, serta buku-buku kebahasaan dan kesastraan,” ujar Dwi Laily, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3/2026).

BACA JUGA: Dua Remaja Mabuk Diamankan Polisi, Bawa Sajam dan Diduga Hendak Perang Air Saat Sahur di Kudus

Acara Mudik Asyik Baca Buku di Stasiun Tawang ini, juga dimeriahkan musikalisasi puisi dari SMAN 1 Pati (Juara I Festival Musikalisasi Puisi Balai Bahasa Jateng), mendongeng oleh Kak Slam, macapat (Aryasatya Haidar Wiratama) dan ndhagel ijen (komedi tunggal) oleh El Zhafran Nararya Tsaqib.

Dua nama terakhir merupakan pemenang pertama Festival Tunas Bahasa Indonesia (FTBI) Tingkat Jateng, dari SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan peluncuran Pojok Baca Buku di Stasiun Tawang. Pojok Baca Buku itu akan tetap terpajang di Stasiun Tawang, meskipun acara Mudik Asyik Baca Buku telah usai.

BACA JUGA: Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Mediasi Polemik Koperasi Cari Makmur Semarang, Nasabah Tuntut Pengembalian Dana Rp13 Miliar

blank
Dwi Laily saat meresmikan Pojok Buku yang ada di salah satu sudut Stasiun Tawang. Foto: dok/bbjt

Laily menambahkan, pihaknya mengapresiasi PT KAI Daop 4 Semarang, atas fasilitas tempat Pojok Baca Buku di Stasiun Tawang. ”Pojok Baca Buku ini diharapkan menghadirkan aktivitas literasi yang edukatif dan menyenangkan, di ruang publik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala PT KAI Daop 4 Semarang, Suharjono menyebutkan, pihaknya mendukung program dari Balai Bahasa Jateng ini. ”Kami menyambut baik kolaborasi antara BUMN dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini,” ungkapnya.

Sedangkan Deputi Daop 4 Semarang, Teguh Triyono menjelaskan, acara yang digelar Balai Bahasa Jateng itu, merupakan inovasi yang sangat bagus. Dia mempersilakan adanya tempat Pojok Baca Buku di Stasiun Tawang.

BACA JUGA: Momentum Idul Fitri 1447 H Sebagai pelebur Dosa-dosa Insaniah

”Silakan, dalam rangka memberikan layanan publik terbaik pada mudik Lebaran ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada Balai Bahasa, atas kolaborasi dan partisipasi ini,” ujar Teguh.

Diungkapkan juga, minat baca masyarakat akan makin meningkat, dan pengetahuan generasi muda juga makin bertambah. Dia berharap, kegiatan Mudik Asyik Baca Buku dan Pojok Baca itu akan terus berlanjut.

”Kegiatan semacam ini bagus, bisa di hall sini, bisa di luar. Mudah-mudahan bisa dilanjutkan demi pelayanan kepada masyarakat,” tukas dia.

Riyan