blank
Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Grobogan yang menyambut hangat para perantau dari Jabodetabek. Foto: dok Tya WIdya/ist.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Bupati Grobogan Setyo Hadi menyambut kedatangan ratusan pemudik yang mengikuti program Mudik Gratis 2026 ini, Senin (16/3/2026).

Para pemudik yang pulang ke Grobogan itu tiba di halaman Pendapa Kabupaten Grobogan setelah menempuh perjalanan panjang dari wilayah perantauan.

Bupati Grobogan Setyo Hadi menyampaikan sambutan hangat kepada para pemudik Mudik Gratis yang kembali ke Grobogan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

BACA JUGA : Jalan Inspiratif  Indria Mustika Kembali ke Sekolah yang  Membesarkannya

Ia menilai kepulangan para pemudik ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul dengan orang-orang terkasih di kampung halaman.

Rombongan pemudik tiba sekitar pukul 18.30 WIB di Halaman Pendapa Kabupaten Grobogan. Kedatangan mereka langsung disambut oleh jajaran pemerintah daerah serta keluarga yang telah menanti sejak sore.

Perjalanan panjang yang ditempuh para pemudik memakan waktu sekitar 9,5 jam dari wilayah Jabodetabek. Meski cukup melelahkan, rasa rindu untuk kembali ke kampung halaman membuat perjalanan terasa lebih bermakna.

Sebagian besar peserta program tersebut merupakan para perantau yang bekerja di kawasan ibu kota dan sekitarnya. Mereka memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah untuk pulang dengan aman dan nyaman.

Suasana haru tampak menyelimuti halaman Pendapa Kabupaten Grobogan saat para pemudik bertemu keluarga mereka. Pelukan hangat dan senyum bahagia terlihat di berbagai sudut lokasi penyambutan.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Hadi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh pemudik yang telah tiba dengan selamat.

“Selamat datang kembali di Kampung Halaman,” ucap Bupati Grobogan, Setyo Hadi, dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa tradisi mudik memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan untuk kembali menjalin kedekatan dengan keluarga.

Setyo Hadi menjelaskan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat nilai kebersamaan.

Ia juga menyampaikan bahwa kepulangan para pemudik ini sudah lama dinanti oleh keluarga mereka di Grobogan.

“Manfaatkan waktu yang singkat ini untuk melepas rindu, saling memaafkan, dan merayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan,” jelas Setyo Hadi.

Setyo Hadi juga mengingatkan para pemudik agar menjaga suasana Lebaran tetap aman dan kondusif selama berada di kampung halaman.

Ia berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan serta tetap menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA : Api dari Sekam Padi, Membakar Rumah Industri Pembuatan Tahu

Selain itu, Setyo Hadi juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah agar Grobogan semakin maju dan sejahtera.

“Saya mohon doa Bapak Ibu sekalian, agar Pemerintah Kabupaten Grobogan dapat terus konsisten membangun Grobogan menjadi lebih hebat dan sejahtera,” harapnya.

CSR

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Grobogan juga menerima dukungan dari dunia perbankan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Direktur Utama Bank BKK Purwodadi, Anita Fitriani Yusuf, menyerahkan program Corporate Social Responsibility atau CSR kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung penyelenggaraan program Angkutan Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026/1447 Hijriyah.

Nilai bantuan CSR yang disalurkan mencapai Rp163.350.000 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Bupati Setyo Hadi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Bank BKK Purwodadi kepada pemerintah daerah.

“Saya mewakili Pemkab Grobogan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Bank BKK Purwodadi, melalui program CSR ini. Bank BKK Purwodadi sudah menunjukkan komitmennya sebagai mitra pemerintah yang memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap masyarakat,” jelas Setyo Hadi.

10 Unit Bus

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan Mundakkar menjelaskan bahwa rombongan pemudik diberangkatkan menggunakan sepuluh unit bus.

Ia menyebutkan seluruh armada tersebut mengangkut ratusan peserta program yang ingin kembali ke kampung halaman.

“Total ada 500 penumpang yang dibagi ke 10 bus yang membawa mereka pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Grobogan,” jelas Mundakkar.

Mundakkar menambahkan bahwa perjalanan rombongan bus berlangsung lebih cepat dari jadwal yang telah diperkirakan sebelumnya.

Semula rombongan diperkirakan tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Namun kondisi jalan yang relatif lengang membuat perjalanan berjalan lancar.

“Awalnya perkiraan kami, bus tiba pukul 21.00 WIB. Tapi tahun ini, semua ontime sejak dari pelepasan di Taman Mini Indonesia Indah, jalan yang lengang hingga menyebabkan rombongan tiba tiga jam dari perkiraan kami,” tambah Mundakkar.

BACA JUGA : ParagonCorp Bersama Wardah dan Kahf Gelar Gerakan Ramadan Global, Jangkau Komunitas Muslim di 8 Negara

Ia juga menjelaskan bahwa program Mudik Gratis yang difasilitasi pemerintah hanya berlaku untuk perjalanan pulang menuju kampung halaman.

Menurutnya, fasilitas tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kepada para perantau yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga.

Program Mudik Gratis ini sekaligus menjadi upaya pemerintah membantu para pemudik kembali ke Grobogan dengan lebih aman, nyaman, dan terorganisir.

Melalui program Mudik Gratis tersebut, Bupati Grobogan Setyo Hadi berharap para pemudik dapat menikmati momen kebersamaan di Grobogan bersama keluarga dan kerabat.

Kehadiran para pemudik Mudik Gratis di Grobogan itu diharapkan membawa kebahagiaan bagi keluarga serta memperkuat ikatan silaturahmi masyarakat di kampung halaman.

TYA WIDYA