JEPARA (SUARABARU.ID) – PLN UIK Tanjung Jati B menyalurkan bantuan rambu-rambu mitigasi kebencanaan di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara pada Kamis (12/3/2026). Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial perusahaan di bulan suci Ramadhan.
Desa Somosari diketahui memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi berdasarkan pemetaan BPBD Kabupaten Jepara. Kondisi geografis berupa kemiringan lahan, potensi tanah longsor, curah hujan tinggi, serta permukiman yang berada di sekitar area rawan bencana menjadikan desa ini membutuhkan sistem mitigasi yang terstruktur dan terintegrasi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas desa dalam menghadapi potensi bencana, PLN UIK Tanjung Jati B melaksanakan program Desa Siaga Bencana dengan pemasangan rambu jalur evakuasi, papan informasi kebencanaan, peta jalur evakuasi, serta penetapan titik kumpul sementara yang tersebar di beberapa lokasi strategis di Desa Somosari.
Beberapa fasilitas mitigasi yang dipasang antara lain papan informasi kebencanaan, peta rambu jalur evakuasi, rambu jalur evakuasi kiri dan kanan, serta titik kumpul sementara di sejumlah lokasi seperti Balai Desa Somosari, Madin Darul Huda Sepondoh, Masjid Al Hikmah Tombokan, serta Gedung Kelompok Tani Sewengen. Sistem ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memahami jalur penyelamatan serta mempercepat proses evakuasi apabila terjadi kondisi darurat.
Program ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana serta Peraturan Direksi PLN terkait penyelenggaraan penanggulangan bencana. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk memperkuat ketahanan masyarakat di sekitar wilayah operasional, terutama pada momentum Ramadhan yang sarat dengan nilai kepedulian dan kebersamaan.
“Bulan suci Ramadhan menjadi momentum bagi PLN untuk terus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Selain menjaga keandalan pasokan listrik, kami juga berkomitmen mendukung keselamatan dan ketahanan masyarakat melalui program mitigasi kebencanaan seperti yang dilaksanakan di Desa Somosari ini,” ujar Andi.
Ia menambahkan bahwa kehadiran sistem rambu evakuasi dan titik kumpul tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana secara lebih terencana dan terkoordinasi.
Melalui program Desa Siaga Bencana ini, masyarakat Desa Somosari diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai jalur evakuasi dan langkah penyelamatan saat terjadi bencana. Dengan adanya sistem mitigasi yang lebih jelas dan terstruktur, masyarakat dapat melakukan evakuasi secara cepat dan aman sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian akibat bencana dapat diminimalkan. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata peran PLN dalam menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
Hadepe
===###===
[14.21, 16/3/2026] PLN Tjb Bayu: Pemasangan Rambu Mitigasi Bencana Di Desa Somosari dari PLN UIK Tanjung Jati B :













