BALIKPAPAN (SUARABARU.ID)– Pelatih PSIS (Semarang), Andri Ramawi Putra menyatakan syukur, dengan hasil imbang 0-0, saat jumpa tuan rumah Persiba (Balikpapan), di laga lanjutan pekan ke-21 Liga Pegadaian Championship 2025-2026, yang dimainkan di Stadion Batakan, Minggu (1/3/2026).
PSIS hanya bertarung dengan 10 pemain, setelah Ibrahim Sanjaya pada menit 86, mendapat kartu kuning keduanya. Dengan sisa waktu normal, plus injury time 11 menit, gawang Mariyo Fabiyo Londok, masih tetap rapat untuk tim Persiba.
”Hasil ini sudah maksimal, karena kami bermain hanya dengan 10 orang, setelah Ibrahim Sanjaya kena kartu merah,” kata Andri yang ditemani Londok, dalam sesi konferensi pers usai laga.
BACA JUGA: Catat! Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terlihat di Indonesia, Ini Penjelasan Lengkap BMKG
Menurut dia, sejak awal laga berjalan ketat dan seimbang. Saling serang di antara kedua tim, tersaji selama dua babak. Beberapa kali penyerang PSIS, Rapinha dan Denilson pun, sempat mengancam gawang lawan.
”Kami minta maaf pada pendukung kami, karena hanya bisa membawa pulang satu poin dari hasil imbang ini. Sebenarnya kami ingin membawa pulang poin penuh, sesuai target awal dari Semarang,” imbuh Londok, kiper andalan tim berjuluk Mahesa Jenar ini.
Sementara itu, pelatih Persiba, Leo Tupamahu menyebutkan, timnya belum bisa memanfaatkan sejumlah peluang yang tercipta. Dia juga enggan menanggapi lebih jauh, terkait gol timnya yang dibatalkan wasit, usai terlihat dalam VAR, ada salah satu pemainnya tertangkap offside.
”Di periode berikutnya, kita akan maksimalkan laga sisa usai jeda Lebaran. Kami berharap pemain bisa tampil maksimal, seperti ketika kami bisa mengalahkan Barito Putra,” ungkap dia.
Riyan













