SEMARANG (SUARABARU.ID)– Jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, kembali menjadi pusat pelaksanaan ibadah kurban berskala Nasional di Kota Semarang.
Tahun ini, MAJT menerima amanah sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan bobot mencapai satu ton.
Ketua Panitia Idul Adha 1447 H MAJT, Prof Dr KH Tholkatul Khoir, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo kepada MAJT, untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban itu.
BACA JUGA: Berlatih Dayung di Sungai Laes, Tenggelam Lalu Hilang
Menurutnya, proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban akan dilakukan secara syar’i, profesional, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan, di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya.
”Dengan prinsip Kurban Syar’i Tepat Berbagi, kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat Islam, dan daging kurban benar-benar sampai pada masyarakat yang berhak menerima,” kata Prof Tholkatul, dalam keterangannya di Semarang, Sabtu (23/5/2026).
Hingga saat ini, panitia MAJT telah menerima amanah sebanyak 12 ekor sapi, dan 18 ekor kambing, untuk disembelih pada momentum Idul Adha tahun ini.
BACA JUGA: Biksu Thu Dong Singgah di Masjid Al Falah Genuk, Saksi Indahnya Toleransi
Selain sapi kurban dari Presiden Prabowo, sejumlah hewan kurban juga berasal dari berbagai tokoh, lembaga, perguruan tinggi, hingga perusahaan.
Di antaranya dari Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Wahid Hasyim, Yayasan Nadzir Wakaf Bandha Masjid Agung Semarang, Luwak White Koffie, Djarum Group, BPN Jawa Tengah, BCA Syariah KC Pierre Tendean, Rumah Zakat, dan Bank Jateng Syariah.
Sementara itu, hewan kurban kambing berasal dari sejumlah tokoh masyarakat dan institusi, seperti Drs H Harsono MBA, Dr KH Ahmad Darodji MSi, Wakil Ketua DPRD Jateng H Sarif, Ir H Suparno, Ir H Choirul Ikhsan.
BACA JUGA: Muhyat Resmi Jabat Ketua STMIK PGRI Arungbinang Kebumen
Ada pula kurban dari Rektor Universitas Diponegoro, Ibnu Murtaja, PT Prima Mitra Laksana, DPW PPP Jateng, Bank Syariah Nasional (BSN), BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jateng-DIY, serta Baznas Jateng.
Panitia juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurban melalui MAJT. Terdapat dua metode yang disediakan, yakni titip beli hewan kurban dan titip hewan kurban.
Untuk program titip beli, panitia menyediakan sapi berbobot sekitar 300 kilogram seharga Rp 25 juta, dan kambing berbobot sekitar 35 kilogram seharga Rp 4 juta. Biaya itu sudah termasuk perawatan, penyembelihan, hingga distribusi daging kurban.
BACA JUGA: 356 Personel Polres Kebumen Amankan Kunjungan Presiden
Sedangkan bagi masyarakat yang membawa hewan kurban sendiri, panitia mengenakan biaya operasional sebesar Rp 200 ribu untuk kambing atau domba, dan Rp 1 juta untuk sapi atau kerbau.
Panitia memastikan, seluruh rangkaian ibadah kurban di MAJT dilaksanakan secara profesional, transparan, serta memenuhi standar kesejahteraan hewan dan syariat Islam. Distribusi daging pun, diprioritaskan bagi masyarakat sekitar dan umat Muslim yang membutuhkan.
Selain pelaksanaan kurban, MAJT juga akan menggelar Shalat Idul Adha 1447 H, pada Rabu (27/5/2026), mulai pukul 06.30 WIB.
Shalat Idul Adha akan menghadirkan khatib Prof Dr KH Noor Achmad MA, dengan imam KH Zaenuri Ahmad AH, yang dikenal sebagai qari internasional.
Riyan













