blank
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat meninjau jalan Semarang - Godong. Foto: dok Humas Jateng/

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan perbaikan jalan ruas Semarang – Godong di Grobogan yang terputus akibat tanggul jebol dikebut jelang Lebaran.

Perbaikan jalan tersebut ditargetkan tuntas H-7 Lebaran agar arus mudik dan balik masyarakat tetap lancar.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung progres perbaikan jalan Semarang – Godong di Grobogan, Senin (2/3/2026).

BACA JUGA : Brimob Polda Jateng Korvey Massal Bersihkan Waduk hingga Pasar

Ia menegaskan pekerjaan harus selesai sebelum Lebaran sehingga jalur strategis penghubung Semarang dan Purwodadi itu bisa kembali difungsikan optimal.

Kerusakan terjadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, setelah tanggul Sungai Tuntang jebol dan memutus badan jalan sepanjang kurang lebih 60 meter. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat lumpuh total dan dialihkan ke jalur alternatif.

Saat peninjauan, Ahmad Luthfi melihat langsung proses penanganan di lapangan. Ia meminta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah bekerja maksimal demi mengejar target waktu yang telah ditentukan.

Menurutnya, percepatan perbaikan menjadi prioritas mengingat jalur Semarang–Godong merupakan akses vital bagi masyarakat Grobogan dan sekitarnya, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

“Targetnya H-7 Lebaran sudah bisa dilewati. Yang penting konstruksinya sudah kuat dan aman untuk kendaraan melintas,” ujar Luthfi di lokasi pekerjaan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tanggul yang jebol kini telah berhasil ditutup dan tinggal menunggu kondisi tanah mengering serta mengeras. Sementara itu, perbaikan badan jalan masih dalam tahap perkerasan dasar menggunakan landasan beton.

Proses perkerasan sempat menghadapi kendala akibat rembesan air Sungai Tuntang yang masih muncul di area proyek. Namun, tim teknis terus melakukan penanganan agar tidak menghambat progres pekerjaan.

Kepala DPUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan pengerjaan dilakukan tanpa henti, siang dan malam. Hingga awal Maret ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 75 persen.

BACA JUGA : Imam dari Uni Emirat Arab Pimpin Shalat Tarawih di MAJT

Ia optimistis dalam dua pekan ke depan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Dengan demikian, sebelum Lebaran jalur tersebut sudah dapat dibuka kembali untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Henggar mengungkapkan, semula penanganan jalan putus direncanakan menggunakan jembatan armco. Material bahkan sudah tiba di lokasi untuk dipasang sebagai solusi darurat.

Namun setelah dilakukan evaluasi teknis, ditemukan bagian badan jalan lain yang konstruksinya turut bergeser. Kondisi tersebut dinilai tidak memungkinkan jika hanya dipasang jembatan sementara.

Akhirnya diputuskan untuk membongkar bagian terdampak dan membangun ulang dengan konstruksi permanen berupa pengecoran beton bertulang. Total panjang badan jalan yang dinyatakan hilang mencapai sekitar 60 meter.

Dengan metode permanen ini, pemerintah berharap kekuatan jalan lebih terjamin dalam jangka panjang dan mampu menahan potensi tekanan air jika terjadi peningkatan debit sungai.

Diketahui, tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding jebol pada 16 Februari 2026. Peristiwa itu tidak hanya memutus jalan utama, tetapi juga menyebabkan genangan di sejumlah wilayah sekitar.

Pada kunjungan sebelumnya, Ahmad Luthfi telah meminta Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana untuk mempercepat penanganan tanggul yang rusak.

Ia juga mengusulkan normalisasi Sungai Tuntang agar kejadian serupa tidak terulang, terutama pada musim hujan dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA : Dari Tetes Peluh Prajurit, Wujudkan MCK yang Sudah Dinanti Warga

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan perbaikan jalan Semarang – Godong di Grobogan ini menjadi prioritas menjelang Lebaran, mengingat tingginya mobilitas warga saat arus mudik dan balik.

Dengan percepatan perbaikan jalan tersebut, diharapkan jalur Semarang – Godong kembali normal sebelum Lebaran sehingga masyarakat Grobogan dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

TYA WIDYA