blank
Bupati Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno (keempat dan kelima dari kiri) foto bersama dengan para pejabat penerima penghargaan dari Pemkab Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri, Haryadi, menerima penghargaan Bhakti Raksa Dharma. Penghargaan dari Bupati Wonogiri Setyo Sukarno ini, diberikan atas apresiasi dalam pembinaan mental spiritual dan menjaga kerukunan umat di Kabupaten Wonogiri.

Raksa Dharma berasal dari Bahasa Sanskerta, yang secara harfiah berarti penjaga kebenaran, pelindung kewajiban atau penopang kebaikan. Frasa ini, merujuk pada tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai luhur, aturan suci, keharmonisan, atau kelestarian (seperti lingkungan/tradisi), agar tetap aman dan tidak rusak.

Upacara pemberian penghargaan tersebut, berlangsung Senin (23/2/26), bersamaan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor, dalam upaya cipta kondisi Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M. Rakor yang melibatkan para pihak, yakni jajaran Forkopimda, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat bersama Forkopimcam se Kabupaten Wonogiri ini, digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri.

Agenda Rakor lintas sektor ini, membahas upaya menciptakan suasana Ramadhan sebagai Bulan Suci agar berlangsung aman, nyaman dan khidmat. Juga melakukan persiapan Wonogiri dalam menyambut arus mudik dan rencana menyongsong perayaan Idul Fitri 1447 H (2026 M).

Dalam Rakor tersebut, Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Agus Syamsudin, tampil menyampaikan paparan tentang situasi dan kondisi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Termasuk dipaparkan tentang kejadian yang menyangkut kecelakaan lalu lintas, tindak kriminalitas dan langkah antisipasinya.

Satya Bhakti

Kepada Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Bupati memberikan penghargaan Satya Bhakti Praja, atas apresiasi sinergi TNI bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Wonogiri, dalam menjaga situasi kondusivitas Wonogiri. Dalam Bahasa Sanskerta, Satya Bhakti Praja berarti pengabdian setia, untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat.

Kapolres menerima penghargaan Bhakti Bhayangkara, atas apresiasi sinergi Polri-Pemda dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban Kabupaten Wonogiri. Yakni penghargaan atas pengabdian dan kesetiaan dari kepolisian.

Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wonogiri, menerima penghargaan Bhakti Adhyaksa, atas apresiasi dalam penegakan hukum Kabupaten Wonogiri. Kepada Kepala Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri diberikan penghargaan Bhakti Dharmadyaksa atas apresiasi dalam menjaga keadilan dan kepastian hukum di Kabupaten Wonogiri.

Kepala Pengadilan Agama (PA) menerima penghargaan Bhakti Dharmapala, atas apresiasi dalam penegakan hukum Islam di Kabupaten Wonogiri. Pada zaman Kerajaan Majapahit, Dharmadyaksa Aring Kasaiwan, adalah pejabat tinggi kerajaan yang khusus menangani persoalan keagamaan.

Kemudian kepada Kepala Badan Pertanahan nasional (BPN), menerima penghargaan Bhakti Wirabhumi, atas apresiasi dalam pelayanan prima di bidang administrasi pertanahan di Kabupaten Wonogiri.(Bambang Pur)