blank

 

GROBOGAN, SUARABARU.ID – Suasana hangat dan penuh haru terasa dalam peringatan Hari Lansia Nasional ke 30 yang digelar Dinas Sosial Grobogan di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (26/5/2026).

Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya kasih sayang dan perhatian kepada orang tua yang telah berjuang membesarkan anak-anaknya hingga sukses.

Ratusan lansia yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi.

BACA JUGA : Ukir Prestasi Gemilang, Siswa SDN 1 Kalipucangkulon Perkuat Timnas Pelajar U12 ke Thailand

Senyum para orang tua lanjut usia itu seakan menjadi simbol bahwa perhatian kecil dari pemerintah dan keluarga memiliki arti besar bagi mereka di masa senja kehidupan.

Peringatan Hari Lansia Nasional ke 30 juga menghadirkan pesan menyentuh tentang penghormatan kepada orang tua.

Di tengah kesibukan dan perubahan zaman, perhatian kepada lansia dinilai menjadi bentuk bakti sederhana yang tidak boleh dilupakan oleh anak-anak kepada ayah dan ibunya.

Kegiatan yang digelar Dinas Sosial Grobogan itu dihadiri sebanyak 110 lansia dari berbagai wilayah di Kabupaten Grobogan.

BACA JUGA : Bupati Kudus Pastikan Stok Aman dan Harga Bahan Pokok Terkendali Jelang Iduladha 1447 H

Acara dibuka langsung oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Grobogan, Ny Suyatun Setyo Hadi.

Sebelum acara inti dimulai, para peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi Dinas Kesehatan Grobogan.

Para lansia tampak bersemangat menjalani pengecekan kesehatan sambil bercengkerama dengan peserta lainnya.

Kepala Dinas Sosial Grobogan, Indri Agus Velawati mengatakan, peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan lansia kategori DTKS desil 1 hingga 4.

blank
Kepala Dinas Sosial Grobogan, Indri Agus Velawati saat menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada para lansia. Foto: Tya Widya.

“Alhamdulilah, hari ini kami dari Dinsos Grobogan mengadakan kegiatan Hari Lansia Nasional ke 30 yang dihadiri 110 peserta yang berdasarkan DTKS dessil 1-4 di Pendapa Kabupaten Grobogan,” kata Indri.

Indri menyebut, tahuh-tahun sebelummya, pelaksanaan Hari Lansia Nasional ke 30 digelar di Aula Dinas Sosial.

“Biasanya kita gelar di Aula Dinsos, tetapi tahun ini kita gelar di Pendapa atas keinginan Bapak Bupati yang ingin hadir langsung dan memberikan perhatian kepada para lansia,” jelas Indri.

Menurut Indri, pelaksanaan Hari Lansia Nasional ke 30 menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada para lansia atas jasa dan pengabdian mereka selama ini.

“Bagaimanapun, para lansia ini adalah yang pelu kita perhatikan, kita sayangi dan Dinas Sosial Grobogan memberikan kontribusi kepada para lansia melalui kegiatan ini,” tambahnya.

Indri menegaskan, keberadaan lansia harus mendapatkan perhatian lebih dari keluarga maupun masyarakat.

Menurutnya, para lansia merupakan sosok yang telah melahirkan dan membesarkan generasi penerus bangsa.

“Saya berpesan kepada anak-anak, sayangilah orang tua kita. Walaupun mereka sudah lanjut usia, mereka adalah orang tua kita. Jika ada lansia yang ditelantarkan anak-anaknya Dinas Sosial siap membantu,” tambahnya.

Mengenang Sosok Ibu

Bupati Grobogan Setyo Hadi mengaku momentum Hari Lansia Nasional ke 30 mengingatkannya kepada almarhum kedua orang tuanya.

Ia mengenang perjuangan sang ibu yang berhasil menyekolahkan delapan anak hingga sukses.

BACA JUGA : Tarian Semesta dalam Setetes Darah: Kidung Kedokteran Regeneratif, Harmoni Hukum Alam, dan Presisi Ilahi

Menurut Setyo Hadi, jasa orang tua tidak akan pernah tergantikan oleh apa pun. Karena itu, ia meminta masyarakat Grobogan tetap menghormati dan mendampingi orang tua di usia lanjut.

“Saya berpesan kepada para lansia di Grobogan, tetap semangat dalam menjalani kehidupan, lupakan hal yang sedih memikirkan anaknya yang mungkin ada yang bandel, nikmati saja hari tua dengan bahagia,” pesannya.

blank
Bupati Grobogan Setyo Hadi menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada seorang lansia yang ikut dalam momen Hari Lansia Nasional ke 30. Foto: Tya Widya

Kegiatan Hari Lansia Nasional ke 30 kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada 10 penerima manfaat.

Bantuan tersebut berasal dari BKK Purwodadi sebagai bentuk kepedulian kepada para lansia di Kabupaten Grobogan.

Melalui kegiatan yang digelar Dinas Sosial Grobogan itu, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar bahwa kehadiran orang tua di masa tua bukanlah beban, melainkan anugerah yang harus dijaga dan disayangi sepenuh hati.

TYA WIDYA