WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Upacara bendera Senin (9/2/226) di SMA Negeri 2 Wonogiri, menampilkan pembina upacara dari personel polisi. Kepada para siswa, dipesankan tentang pentingnya bersikap tertib dalam berlalu lintas, dan upaya mencegah kenakalan remaja.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kasat Lantas AKP Julius Marlon Gawe melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, tampilnya personel polisi di upacara bendera sekolah, merupakan bagian dari sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026. Sekaligus sebagai upaya pembentukan karakter pelajar sejak dini.
Upacara tersebut berlangsung di halaman sekolah. Diikuti 1.280 siswa bersama Kepala Sekolah (Kasek), Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), para guru dan tenaga kependidikan di SMA Negeri 2 Wonogiri. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ipda Sumiyanto dari Satlantas Polres Wonogiri. Ikut hadir membersamai Ipda Sumiyanto, sejumlah personel Satlantas Polres Wonogiri, sebagai pelaksana Operasi Keselamatan Candi 2026.
Dalam amanatnya, Ipda Sumiyanto, menyampaikan tentang pentingnya pendidikan karakter bagi pelajar, guna menciptakan generasi muda yang unggul, berprestasi, serta mampu mengembangkan potensi dan bakat secara positif.
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor: 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Knalpot
Para siswa juga diimbau untuk tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, atau knalpot brong yang memunculkan suara bising. Mereka juga diminta untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran hukum dan disiplin generasi muda. Melalui kegiatan pembinaan di sekolah, Polres Wonogiri ingin menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta nilai-nilai kedisiplinan. Juga sebagai upaya membangun sikap dan karakter positif sejak dini. ”Ini sejalan dengan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang mengedepankan upaya preemtif dan preventif,” ujar AKP Anom Prabowo.
Ditambahkan oleh AKP Anom, keterlibatan langsung anggota Polri dalam kegiatan pendidikan di sekolah, diharapkan dapat mempererat hubungan insan Polri bersama para pelajar dan dunia pendidikan. Sekaligus demi mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas, maupun kenakalan remaja.
Kata AKP Anom Prabowo, Polres Wonogiri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Termasuk dalam ikut memberikan edukasi dan pembinaan kepada para siswa yang merupakan bagian dari generasi muda bangsa.(Bambang Pur)













