TEGAL (SUARABARU.ID) – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Rabu (4/2/2026) malam membuat Kantor Dinas Perhubungan Jalan Sangir Kota Tegal terendam air.
Akibat terendam air, kegiatan pengujian kendaraan dan pelayanan, sekretariat, dan Bidang Lalulintas tidak berfungsi sementara.
Atas kondisi tersebut DPRD Kota Tegal melalui Komisi III DPRD Kota Tegal mendorong agar Dishub sudah mulai memikirkan pindah kantor di aset yang sudah disiapkan.
“Lokasinya ada Jalan Mataram sebelah utara Terminal Bus,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota TegL Sutari SH, MH, Kamis (5/2026).
Lokasi tersebut menurut Sutari lebih representatif dan aman dari bahaya rob atau banjir.
“Terkait anggaran kita bisa meminta bantuan dari pusat,” terang Sutari.
Untuk antisipasi banjir Sutari sarankan
di skitar kantor dishub bisa disiapkan pompa agar air cepat keluar melalui kanal atau kolam pompa mini.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal, Abdul Kadir SH MH yang akrab disapa Ading menjelaskan, meski kantor terendam air, aktifitas masih tetap berjalan seperti biasa. “Hanya kegiatan pengujian kendaraan dan pada bidang lalulintas yang terpaksa dihentikan karena kondisinya tidak mungkinkan,” ujar Ading.
Ketinggian air kata Ading mencapai 30 Cm, dan beruntung ruang kontrol CCTV aman masih bisa berjalan.
“Bangunan pengujian kendaraan bermotor sejak 1970 hingga saat ini kondisinya sudah tidak layak untuk digunakan,” terang Ading.
Ading sepakat yang disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Sutari. Untuk lahan yang ada di terminal bus Kota Tegal seluas 1,8 Hektar sudah siap. “Namun, apa daya tidak ada dana untuk membangun, sedangkan anggaran yang dibutuhkan sekira Rp 10 Miliar,” ucapnya.
Sampai saat ini menunggu anggaran, dari APBD kata Ading jelas tidak mampu. Ading mengaku sudah mengajukan anggaran ke Provinsi Jawa Tengah maupun ke Pusat juga tidak bisa karena itu urusan daerah.
Isno M Wadmin













