SURAKARTA (SUARABARU.ID) – Batu akik yang dapat untuk menggeser layar sentuh Ponsel atau Hand Phone (HP), dianggap ada aura gaib-nya. Tapi misteri ini, dibantah bahwa itu hanya merupakan fenomena ilmiah, sebab berkaitan dengan kandungan mineralnya. Bukan karena energi metafisik.
”Pemahaman yang saya terima, batu akik yang dapat untuk menggeser layar sentuh ponsel, itu memiliki kandungan aura gaib,” ujar Jambur Saptanto. Mantan Anggota Satpol-PP yang dulu aktif menjadi pengawal Bupati ini, menyatakan, pemahaman ini didapatkan dari tokoh spiritual ahli pendulum. Yakni orang yang memiliki daya linuwih mampu mendeteksi kandungan aura gaib pada benda atau lokasi tertentu, memakai alat bandul.
Jambur, memakai dua batu akik (hitam dan merah) di kedua jari manisnya, yang diyakini memiliki tuah keselamatan. Dua-duanya, dapat memberikan efek nyata mampu menggerakkan tampilan pada layar ponsel. Sekaligus mampu berfungsi layaknya cursor atau jari digital, guna menggeser dan membuka fitur-fitur yang diinginkan serta mampu berfungsi pula sebagai tombol send.
Budayawan Jawa peraih Anugerah Bintang Budaya, Kanjeng Raden Arya (KRA) Drs Pranoto Adiningrat MM, menghargai keyakinan tersebut. Pranoto yang Abdi Dalem Keraton Kasunanan Surakarta, menyatakan, bisa jadi itu merupakan bagian dari misteri alam semesta, yang menjadi salah satu wujud dari kuasa Tuhan.
Kata Pranoto, itu sebagaimana tuah pada Kayu Setigi atau Tulang Gajah, yang dapat untuk mengobati kasus tersengat Lebah atau Kalajengking. ”Bagi yang berpendapat lain, bijaksana untuk sama-sama saling menghargai. Apalagi pemahaman yang berdasar pada kaidah ilmiah,” jelasnya.
Wahyu Widayat, Almuni Fakultas Geografi UGM Yogyakarta yang paham tentang minerologi dan pernah dikirim ke Denmark (Negara Nordik di Eropa Utara yang merupakan bagian dari kawasan Skandinavia), menyatakan, batu akik yang bisa menggerakkan layar sentuh HP, itu semata-mata fenomena ilmiah. Karena komposisi kimianya, yakni mengandung mineral logam atau unsur konduktif seperti mangan, yang mampu bereaksi seperti jari manusia. Sehingga memungkinkan layar kapasitif merespons sentuhannya.
Tiongkok
Sejumlah pecinta batu akik, menyatakan, fenomena batu akik yang dapat menggerakkan layar sentuh HP, sering digunakan sebagai cara awal untuk menguji keaslian natural kualitas batu. Bila asli batu, mampu menggeser atau membuka aplikasi ponsel, sementara yang imitasi tidak.
Wartawan Bambang Pur yang pernah dua kali tugas jurnalistik ke Tiongkok, punya pengalaman mengetes akik jenis black jade atau mustika batu giok hitam China. Hasilnya, tidak berkemampuan menggerakkan layar sentuh ponsel. Demikian pula jenis batu Akik Giok Cina yang warna hijau zamrud (imperial jade), yang dikenal sebagai jenis giok berkelas yang sangat dihargai di Asia Timur.
Juga Batu Akik Merah Rubi, yang ada gurat starnya dan memiliki harga mahal, tidak memberikan efek. Sementara Batu Akik Satam di Belitung, Provinsi Babel (Bangka-Belitung), yang merupakan jenis batu akik berbahan meteor, dapat menggerakkan layar ponsel.
Kesimpulannya, metode tes natural tersebut tidak 100% akurat, dan tidak berlaku untuk semua jenis batu. Batu natural yang mengandung mineral logam tertentu (seperti tembaga dan mangan) dapat menghantarkan listrik arus lemah, sehingga dapat bertindak seperti jari atau stylus. Yakni alat berbentuk semacam pena atau pensil kecil, berfungsi untuk berinteraksi presisi dengan layar sentuh (ponsel, tablet).,
Akik Bacan, cenderamata wisata dari Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Indonesia, yang menjadi batu permata khas Nusantara, bisa untuk menggeser layar ponsel. Karena memiliki kandungan mineral krisokola, mangan, silika dan tembaga. Demikian Batu Akik Sulaiman Ginggang dan Batu Akik Junjung Drajat berbahan batu Kalsedon, dapat menggerakkan layar sentuh HP. Bagi anda yang mempunyai batu akik, silahkan dicoba pada layar ponsel masing-masing.(Bambang Pur)













