blank
Ketua Korkab Bolonemase Anggun Mahardika memotong pucuk tumpeng saat Selamatan di  Ndalem Eyang Somo, Kampung Gemblak RT 30 Desa  Karebet, Masaran, Sragen, Senin (1/6/2026). Fto: Anind

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Koordinator Kabupaten (Korkab) Relawan Bolonemase Sragen menggelar kegiatan sosial  donor darah dan kemasyarakatan.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, rangkaian acara ini diawali dengan aksi donor darah di Ndalem Eyang Somo, Kampung Gemblak, Karebet Masaran, Sragen, Sabtu (30/5/2026).

“Selain aksi kemanusiaan donor darah bekerja sama dengan PMI KabupatenSragen, Bolonemase Sragen juga membagikan 20 ribu benih sayur-mayur kepada masyarakat setempat,” tutur Anggun Mahardika yang dijuluki Kaji Anyar itu. Kemeriahan peringatan itu juga  dilengkapi dengan agenda mancing bareng berhadiah serta tradisi kembul bujana (makan bersama) sebagai wujud gotong royong, guyub rukun dan kebersamaan sesama warga.

Ketua Korkab Bolonemase Sragen, Bung Anggun Mahardika, akrab disapa Kaji Anyar,  mengungkapkan bahwa perayaan Hari Lahir Pancasila tahun ini sengaja dikemas dalam bentuk aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bawah.

blank
Bolonemase Sragen melakukan kegiatan kemanusiaan donor darah bekerja sama dengan PMI KabupatenSragen. Foto: Anind

“Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan tindakan nyata. Melalui donor darah, pembagian benih sayur, hingga makan bersama, kami ingin menumbuhkan kembali roh gotong royong di tengah masyarakat Sragen. Ini adalah manifestasi dari nilai-nilai luhur Pancasila itu sendiri,” ujar Bung Anggun (Kaji Anyar).

Lebih lanjut, Bung Anggun menekankan pentingnya arahan dari Koordinator Nasional (Kornas) Bolonemase Indonesia,  Kuat Hermawan Santoso, kepada seluruh jajaran relawan di daerah. Aksi sosial ini menjadi bagian dari instruksi pusat agar relawan fokus pada program kerja kerakyatan secara berkelanjutan.

“Kami memegang teguh pesan dari Kornas Bolonemase Indonesia, Kuat Hermawan Santoso. Beliau selalu berpesan kepada para relawan Bolone Mase Indonesia (BMI) di Sragen, untuk tidak pernah lelah dan terus bergerak dalam kebaikan-kebaikan bersama masyarakat. Kehadiran relawan harus dirasakan manfaatnya secara kongkret, mendampingi warga, serta membantu penguatan ekonomi dan sosial di tingkat akar rumput,” tambah Ketua Korkab Bolonemase Sragen tersebut.

Puncak peringatan Hari Lahir Pancasila oleh Bolonemase Sragen digelar Senin, 1 Juni 2026, pukul 19.00 WIB hingga selesai. Kegiatan itu turut didukung oleh berbagai pihak lokal seperti Kaji Anyar, Kantor Pengangguran, PMI Kabupaten Sragen, Bolo Tani, dan UD. Mukti Rahayu Sragen. Melalui sinergi ini, lanjut Anggun Bolonemase Sragen berkomitmen untuk terus mengawal nilai pancasila dan menebar kemaslahatan di Bumi Sukowati.

Anind