blank
Sumarno (kiri), berfoto bersama usai mengenakan jaket kontingan pada salah satu atlet Popnas Jateng. Foto: riyan

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno SE MM mengatakan, pihaknya tidak memasang target di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI, yang digelar di Jakarta, Sabtu-Senin (1-10/11/2025) ini.

Pernyataan itu seperti yang disampaikannya, usai melakukan prosesi penglepasan atlet pelajar dan disabilitas ini di GOR Jatidiri, Semarang, Sabtu (1/11/2025). Hadir di acara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng, Muhamad Masrofi SSos MSi, anggota DPRD Jateng Komisi E, KONI Jateng dan pengurus cabang olahraga, serta sejumlah utusan KONI Kota/Kabupaten.

Menurut Sumarno, pihaknya memang tidak mematok target khusus. Tetapi harapannya, kontingan pelajar Jateng ini bisa tampil sebagai juara. Seperti diketahui, pada event yang sama saat digelar tahun lalu, tim Popnas Jateng ada di posisi keempat. Sedangkan tim Peparpenas tampil sebagai juara umum.

BACA JUGA: Minat Bertani Menurun, Universitas Muhamadiyah Magelang Gelar Sekolah Tani Mandiri

”Yang tertinggi itu kan jadi Juara Umum. Dari pengalaman sebelumnya di event yang sama, Insya Allah kita optimistis Jateng bisa menjadi juara umum, baik di Popnas maupun Peparpenas,” terang dia.

Sumarno juga berpesan, agar para atlet yang mewakili Jateng ini tampil penuh semangat dan pantang menyerah. Selain itu juga, pentingnya menjaga makanan, kesehatan, kebugaran dan utamakan sportivitas di atas segalanya.

”Untuk bonus bagi peraih medali di ajang Popnas dan Peparpenas 2025, akan kita upayakan sebagai tanda apresiasi Pemprov Jateng atas prestasi mereka,” ungkap dia.

BACA JUGA: Berkat Kerja-Kerja Kolaboratif, Banjir Kota Semarang Berangsur Surut

Pada kesempatan yang sama, Muhamad Masrofi menyampaikan, jumlah kontingen Jateng yang diterjunkan di event itu ada sebanyak 429 orang. Mereka terdiri dari 339 atlet pelajar, 70 pelatih dan 20 ofisial.

Mereka akan turun di 23 cabor, seperti angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli indoor dan pantai, bulu tangkis, dayung, gulat, judo, karate, menembak, panahan, panja tebing, pencaksilat, renang, senam, sepak takraw, sepak bola, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju dan wushu.

Untuk Peparpenas kontingen Jateng hanya mengikuti empat cabor, masing-masing Para-atletik, Para-Bulu Tangkis, Para-Renang, dan Para-tenis meja. Tim ini terdiri dari 70 orang kontingen, 50 atlet paralimpik pelajar, 10 pelatih dan 10 ofisial.

BACA JUGA: Kejaksaan Negeri Grobogan Terima Tahap II Tersangka Korupsi APBDes Kalirejo

”Sebelumnya, kami juga telah melaksanakan beberapa tahap seleksi. Kami juga membentuk tim teknis penyusun kontingen Peparpenas, yang terdiri dari unsur KONI Jateng, Pengprov Cabor, PPLOP, dan para analis keolahragaan,” tutur Masrofi.

Sementara itu, Ketua National Paralimpik Comittee Indonesia (NPCI) Jateng, Osrita Muslim menyatakan, tak ada persiapan khusus menghadapi event tahunan ini. Namun pihaknya yakin, anak-anak asuhnya mampu berprestasi baik, dan dapat mempertahankan gelar Juara Umum Peparpenas 2025.

”Target medali itu tidak gampang. Tetapi kita akan berusaha sekuat tenaga untuk tetap mempertahankan juara umum. Pesaing utama jateng datang dari wakil Jawa Barat dan DKI Jakarta,” tandas dia.

Riyan