blank
Puncak Argopiloso Pegunungan Muria Kudus. Foto: ist

KUDUS (SUARABARU.ID) – Puncak Argopiloso kembali memakan korban. Seorang mahasiswa asal Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, dilaporkan jatuh ke jurang saat mendaki jalur wisata alam puncak Argopiloso Pegunungan Muria di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kamis (14/5/2026) dini hari.

Informasi dari Forum Relawan Penanggulangan Bencana Kudus, korban diketahui berinisial J (20), warga Desa Bakalan Krapyak RT 04 RW 03, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Hingga Kamis pagi proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari relawan dan aparat terkait.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban berangkat mendaki bersama dua rekannya sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan dua sepeda motor. Mereka menuju kawasan pendakian Argopiloso dengan tujuan menikmati pemandangan matahari terbit atau sunrise.

Setibanya di jalur tanjakan dekat Pos 3 menuju Pos 4, korban diduga mengalami kelelahan saat melintasi medan terjal yang dipenuhi akar pohon. Nahas, korban kemudian terpeleset dan jatuh ke jurang.

“Saat dipanggil dari atas, korban masih sempat menjawab,” ungkap salah satu saksi dalam laporan relawan.

Dua rekan korban kemudian turun kembali ke kawasan Rejenu Air Tiga Rasa untuk meminta bantuan kepada warga dan relawan setempat.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi.

Petugas yang terlibat dalam operasi evakuasi antara lain dari Basarnas Cabang Jepara, Polsek Dawe, Koramil Dawe, serta sejumlah relawan yang tergabung dalam FRPB Kudus seperti Sedulur Relawan Dawe, Destana Japan, dan Satgas Siaga Japan.

Tim relawan diketahui menggunakan sepeda motor dan berbagai peralatan pendukung untuk menjangkau medan ekstrem di kawasan perbukitan Argopiloso.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi survivor masih berlangsung dan kondisi korban belum diketahui secara pasti.

Ali Bustomi