JEPARA (SUARABARU.ID) – Program Studi Desain Produk Fakultas Komunikasi dan Desain Unisnu Jepara tengah memasuki fase penting terkait upaya peningkatan status akreditasi. Fokus utama saat ini adalah penyelesaian dan pengiriman Instrumen Suplemen Konversi (ISK) untuk meraih peringkat akreditasi dari Baik ke Baik Sekali.
Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025: Peraturan Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Terbaru 2025, terdapat regulasi baru yang hadir untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan perguruan tinggi agar selaras dengan standar internasional sekaligus mendorong kampus di Indonesia lebih adaptif menghadapi perubahan zaman.
Pengisian laporan instrumen suplemen konversi peringkat akreditasi Program Studi Desain Produk adalah untuk pengumpulan data sebagai bahan informasi yang sahih, dianalisis dan disimpulkan sebagai bahan evaluasi kinerja program studi pada setiap tahunnya. Pada penyusunan Instrumen Suplemen Konversi (ISK) ini juga mempunyai tujuan untuk memberikan informasi tambahan mengenai pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, sistem penjaminan mutu internal, serta pelacakan lulusan pada Program Studi Desain Produk.
Agenda tersebut di hadiri oleh REKTOR UNISNU JEPARA: Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A. sekaligus nenandai Upload ISK Prodi Desaian Produk, Dr. Miftah Arifin, S.H., M.H sebagai Wakil Rektor Bidang I, Dr. A. Khoirul Anam, S.E., M.Si. sebagai Wakil Rektor Bidang II, Dr. Agus Subhan Akbar, S.Kom, M.Kom. sebagai Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain, Khoirul Muslimin, S.Sos.I., M.I.Kom. sebagai Wakil Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain, Dr. Alex Yusron Al Mufti, S.Ag., M.S.I sebagai Kepala LPM yang didampingi oleh beserta TIM LPM, Dwi Agus Susila, S.Sn. M.Sn sebagai Ketua Program Studi Desain Produk, Drs. Sutarya, M.M dan Jati Widagdo, S.Sn., M.Sn., PhD sebagai Dosen Prodi Desain Produk.
Tak lepas pula atas peran Achmad Zainudin, M.Sn yang sedang study S3 di ITB Bandung serta DS.Drajad Wibowo, S.Sn., M.Sn yang sedang melakukan tugas pengabdian di Kabupaten Jepara.
Laporan pengisian Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Program Studi Desain Produk mencakup beberapa komponen kunci yang harus dipenuhi, yaitu: Pertama terkait Identitas Tim Penyusun dan Riwayat Akreditasi: Data dasar dan rekam jejak program studi.
Kedua terkait Data Kinerja Unggulan: Bukti-bukti yang menunjukkan keunggulan Prodi yang melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), misalnya prestasi mahasiswa dalam kompetisi desain tingkat internasional, karya inovatif dosen yang terpublikasi atau terpatenkan, serta tingkat keterserapan dan kepuasan pengguna lulusan dalam aspek kompetensi teknis dan etika.
Ketiga terkait Pengukuran Kepuasan Pengguna Lulusan: Khususnya terkait keahlian di bidang ilmu desain produk, kemampuan berkolaborasi, dan penguasaan teknologi informasi. Data ini diambil dari survei tracer study lulusan. Berdasarkan informasi data yang terhimpun, Prodi Desain Produk UNISNU Jepara fokus menguatkan data terkait karya desain yang berdampak pada industri dan masyarakat, serta kolaborasi dengan mitra industri yang relevan dengan kebutuhan pasar global yang kian maju pesat.
Hadepe – dwi













