blank
Gerakan Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kejiwaan pada Anak sekolah di Aula Perguruan Muhammadiyah Jepara, Jl. KH. Moeliki Pengkol Jepara, Rabu 22 Oktober 2025. Foto: Sarimah

JEPARA ( SUARABARU.ID)_- Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara bekerja sama dengan Perguruan Muhammadiyah Jepara menyelenggarakan Gerakan Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kejiwaan pada Anak sekolah di Aula Perguruan Muhammadiyah Jepara, Jl. KH. Moeliki Pengkol Jepara, Rabu 22 Oktober 2025.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Ketua Dikdasmen & PNF PCM Jepara, Laili Nur Aini, SPd, MPd mengungkapkan rasa syukur dan menyampaikan terima kasih atas  kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari santri tahun ini .

blank
Anna Hasta Wardani, SPsi, Psikolog Klinis RSUD RA Kartini Jepara sebagai narasumber

Dia  menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi civitas akademika Perguruan Muhammadiyah Jepara dan  berpesan agar ilmu yang disampaikan oleh narasumber dapat diserap dengan sebaik baiknya dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari.

Anna Hasta Wardani, SPsi, Psikolog Klinis RSUD RA Kartini Jepara sebagai narasumber menyampaikan bahwa masalah kesehatan jiwa  banyak dialami oleh anak sekolah. Dia  menekankan bahwa sehat jiwa adalah sebuah perjalanan bukan tujuan.

blank
Kepala Bidang Pencegahan & Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Agus Carda SKM, MM saat menutup acara. Foto: Sarimah

Maka dari itu semua permasalahan harus dicarikan solusinya, agar tidak menimbulkan masalah kejiwaan. Jangan ragu untuk meminta bantuan. Jika perlu  bantuan psikologis bisa menemui psikolog atau psikiater , karena masalah kesehatan jiwa berpotensi mengurangi produktivitas secara signifikan.

blank
Siswa dan guru antusias ikuti kegiatan. Foto: Sarimah

Sebagai penutup kegiatan,  Kepala Bidang Pencegahan & Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Agus Carda SKM, MM menyampaikan bahwa jika bisa senang kenapa harus dibuat susah. Jangan membiarkan kecemasan menguasai diri karena dalam kecemasan membuat orang tidak bisa berpikir sinkron. Dia juga berpesan untuk kita semua agar terus berbuat baik karena perbuatan baik itu akan kembali kepada diri kita sendiri.

Hadepe-Sarimah