blank
Kegiatan Generation Youth Parliament dan Pelantikan Forum Senat Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Se-Indonesia Wilayah Jawa Tengah & DIY.

JEPARA (SUARABARU.ID)– Senat Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (SEMA-FSH) UIN Walisongo Semarang sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Generation Youth Parliament” yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Forum Senat Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (Forsemashi) Se-Indonesia Wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Peran Pemuda dalam Demokrasi dan Tata Kelola Daerah” ini berlangsung di Auditorium II UIN Walisongo Semarang dengan dihadiri oleh berbagai delegasi SEMA-FSH dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-wilayah Jawa Tengah dan DIY, serta tamu undangan dari unsur akademisi, organisasi mahasiswa, dan tokoh muda daerah.

Dalam sambutannya, Ketua SEMA-FSH UIN Walisongo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ruang refleksi sekaligus gerakan konkret mahasiswa dalam membangun kesadaran politik yang sehat dan partisipatif. “Melalui forum ini, kita ingin meneguhkan posisi pemuda, khususnya mahasiswa hukum dan syariah, sebagai bagian dari generasi yang sadar akan pentingnya demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Sesi Generation Youth Parliament menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, praktisi politik, serta aktivis muda yang memberikan pandangan kritis dan inspiratif tentang bagaimana pemuda dapat berkontribusi nyata dalam memperkuat demokrasi lokal, transparansi pemerintahan, serta advokasi kebijakan publik berbasis nilai keadilan sosial.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan Pelantikan Pengurus Forum Senat Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Se-Indonesia Wilayah Jawa Tengah & DIY (Forsemashi Wilayah Jateng-DIY). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi pengurus baru dalam mengemban amanah koordinasi, sinergi, dan penguatan kelembagaan mahasiswa antar Fakultas Syariah dan Hukum di berbagai kampus wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Dalam forum konsolidatif yang menyertai pelantikan, para peserta juga membahas tindak lanjut mandat Forum Dekan FSH Se-Indonesia terkait pemerataan jurusan antar fakultas di wilayah ini, serta merumuskan langkah kolaboratif untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra strategis fakultas dalam bidang akademik dan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, para peserta sepakat bahwa penguatan peran pemuda dalam demokrasi bukan hanya sebatas partisipasi dalam politik formal, tetapi juga dalam membangun budaya dialog, pengawasan publik, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai penutup, kegiatan Generation Youth Parliament dan Pelantikan Forsemashi Jateng-DIY ini menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan mahasiswa Syariah dan Hukum sebagai garda depan perubahan, yang berintegritas, berwawasan luas, serta siap berkontribusi dalam membangun tata kelola daerah yang adil, transparan, dan berkemajuan.

ua