blank
Juan (kiri), berdiri di podium usai penyerahan medali yang dilakukan Waketum II KONI Pusat, Suwarno. Foto: riyan

KUDUS (SUARABARU.ID)– Pegulat asal Jawa Tengah, Fauza Juan Ramadhan, nyaris saja ikut menyumbangkan medali emas di ajang PON Beladiri, yang digelar di GOR Kaliputu, Kabupaten Kudus, 11-26 Oktober 2025.

Tampil di final nomor Gaya Grego Roman Putra (60 kg), Juan kalah dari Rama, wakil Jawa Timur, yang sempat dia kalahkan di PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara. Juan menyebut, kekalahan ini tak terlalu dipikirkannya, karena memang dia minim persiapan.

”Saya hanya berlatih sekitar tiga bulan, dan sentralisasi dilakukan sejak Kamis (9/10/2025) lalu. Jadi memang minim persiapan,” kata Juan yang ditemui usai upacara pengalungan medali yang dilakukan Wakil Ketua Umum II KONI Pusat, Suwarno, di Djarum Arena 2, Senin (13/10/2025) .

BACA JUGA: Kejurnas Tenis Junior Tugu Muda Cup Siap Melegenda

blank
Fauza Juan Ramadhan. Foto: dok/ist

Diungkapkan juga, sebenarnya saat berlangsungnya babak final, dia sudah mampu mengimbangi pola permainan dan gaya yang diterapkan Rama, karena sudah sering bertemu. Namun karena fisik Juan yang kurang maksimal, dia kalah dengan skor yang cukup jauh, 6-16.

”Sebenarnya saya hampir bisa memperoleh poin untuk mendekati Rama. Tapi karena persiapan efektif hanya tiga minggu, fisik saya kurang maksimal,” jelas Juan, pria kelahiran Sukoharjo 30 November 2001.

Disampaikan juga olehnya, di partai final selain kalah fisik, dia juga kalah di spekulasi dalam pertarungan di atas matras. Tetapi meski begitu, dia berupaya untuk terus bertahan untuk mengumpulkan poin.

BACA JUGA: Idaroh Literasi  di Bulan Bahasa, Ini Inspirasi  Ny. Enock Yuniarti untuk Pengelola Taman Baca di Jepara

”Tetapi apa daya, saya kalah fisik karena memang persiapan yang minim. Rama sendiri telah melakukan latihan dan persiapan yang jauh lebih lama,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih tim gulat Jateng, Ngabdi menyebut, hasil yang didapat Juan sudah maksimal. Hal itu mengingat kesiapan yang dilakukan hanya beberapa minggu saja, untuk terjun di ajang besar ini.

”Kami menyadari, kesiapan para atlet gulat memang minim. Namun kami terus berupaya untuk bisa meraih prestasi maksimal untuk Jateng. Besok kami juga masih akan memainkan sejumlah atlet di beberapa nomor, doakan semoga bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” harap dia.

Riyan