BLORA (SUARABARU.ID) — Bupati Blora membuka kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 Kodim 0721/Blora, di lapangan desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Rabu 8 Oktober 2025.
TMMD Kunduran kali ini mengusung tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’, melalui program TMMD ini, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan masyarakat berkolaborasi mempercepat pembangunan di pedesaan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan.
Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Agung Cahyono menjelaskan bahwa program TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0721/Blora difokuskan pada kegiatan fisik dan nonfisik.
“Kegiatan fisik meliputi pembangunan jalan makadam sepanjang 450 meter dengan lebar 4 meter, pembangunan talud sepanjang 178 meter di sisi kanan dan kiri jalan,” jelas Dandim 0721/Blora.
Lebih lanjut, Dandim 0721/Blora mengatakan bahwa kegiatan fisik lainnya, yakni pembuatan plat beton sepanjang 5 meter dengan lebar 1 meter, disamping itu ada kegiatan nonfisik.
“Kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat yang melibatkan Kodim 0721/Blora, Polres Blora, dan instansi terkait lainnya,” tandas Dandim 0721/Blora.
Saat pembukaan TMMD, Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan bahwa TMMD merupakan salah satu program strategis pemerintah bersama TNI yang fokus membangun daerah terpencil dan tertinggal. Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
“TMMD bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi wujud nyata kebersamaan dan gotong royong dalam membangun bangsa dan daerah,” ujar Bupati Blora.
Bupati Blora memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan TMMD di Desa Muraharjo. Bupati menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi dan partisipasi semua elemen masyarakat.
“Keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh TNI atau pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat yang menjadi ujung tombak pembangunan di daerah,” imbuh Bupati Blora.
Bupati Blora mengajak warga Desa Muraharjo Kecamatan Kunduran untuk menjadikan TMMD sebagai momentum kebangkitan desa.
“Mari kita dukung setiap tahapan pelaksanaan dengan penuh tanggung jawab dan semangat gotong royong. Jadikan kegiatan ini wadah mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Bupati Blora.
Bupati Blora mengingatkan pentingnya menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Pembangunan berkelanjutan bukan hanya tugas pemerintah dan TNI, melainkan tanggung jawab kita semua sebagai warga yang mencintai daerah dan bangsa,” pesan Bupati Blora.
Bupati Blora berharap TMMD Sengkuyung Tahap IV 2025 di desa Muraharjo dapat menjadi ladang pengabdian bersama bagi seluruh pihak.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah dan membawa kemajuan nyata bagi Desa Muraharjo dan Kecamatan Kunduran,” ujar Bupati Blora.
Kudnadi Saputro













