blank

WONOSOBO (SUARABARU ID) –Pemkab Wonosobo bersama PT BPR Wonosobo (Perseroda) menyerahkan bantuan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Samdiyanto di Dusun Sumber, Desa Lumajang, Watumalang, Wonosobo.

Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, didampingi Direktur Utama PT BPR Wonosobo (Perseroda) , Galih Pambajeng.

Amir Husein menyampaikan, bantuan senilai Rp 25 juta inimerupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMD dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui perbaikan rumah warga yang tidak layak huni.

“Kami berharap, BUMD seperti Bank Wonosobo dan BUMD lainnya bisa terus memberikan bantuan untuk RTLH maupun bentuk CSR lainnya. Tahun depan mudah-mudahan bukan hanya 2 rumah, tapi bisa 3 atau 4 dari masing-masing BUMD,” ujar Husein.

Dia juga menyampaikan bahwa kolaborasi BUMD dengan pemerintah desa sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan efektif.

“Kondisi rumah setelah diperbaiki diharapkan menjadi lebih layak ditinggali. Pemerintah Desa juga kami harapkan turut membantu apabila ada kekurangan dalam proses pembangunan,” tambahnya.

Program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, BUMD dan masyarakat desa mampu mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan.

Ke depan diharapkan lebih banyak pihak swasta maupun BUMD yang terlibat dalam upaya peningkatan kesejahteraan warga, khususnya melalui program-program sosial yang berdampak langsung seperti RTLH.

Dua Titik

blank
Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein dan Dirut Bawon Galih Pambajeng saat meninjau rumah warga pemerima bantuan RTLH di Sumber Lumajang Watumalang. Foto : SB/Muharno Zarka

Sementara itu, Dirut PT BPR Bank Wonosobo (Perseroda), Galih Pambajeng, menambahkan bahwa bantuan RTLH ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program sosial di tingkat desa.

Tahun ini Bank Wonosobo menyalurkan CSR untuk dua titik RTLH, yakni di Desa Lumajang, Watumalang, dan satu lagi di Sedangsari, Kecamatan Garung.

“Nilai bantuannya masing-masing sebesar Rp 25 juta. Kami juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Dinsos PMD Wonosobo agar bantuan ini tepat sasaran,” jelas Galih.

Menurutnya, proses penentuan penerima manfaat dilakukan melalui kolaborasi dengan PKKW dan instansi terkait.

Bantuan sepenuhnya diserahkan kepada penerima dan akan dimonitor secara berkala agar benar-benar digunakan untuk perbaikan rumah sesuai tujuan program.

Sebagai penerima manfaat, Sandianto, warga RT 13 RW 4 Dusun Sumber, Lumajang Watumalang mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini.

“Saya sangat senang dan berterima kasih. Rumah saya sudah lama rusak, atap sering bocor, pagar juga sudah rapuh,” aku dia.

“Sudah lama saya mengajukan bantuan, alhamdulillah hari ini langsung diberikan oleh Pak Wakil Bupati Amir Husein dan Ibu Direktur Utama Bank Wonosobo,” ucapnya haru.

Muharno Zarka