JEPARA (SUARABARU.ID) – Setelah mendapatkan dukungan dari Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, gagasan pameran karya tukang ukir Jepara yang diusulkan oleh Yayasan Pelestari Ukir Jepara kini mendapatkan dukungan dari DPRD Jepara.
Sejumlah anggota DPRD Jepara menyatakan dukungannya dan menyebut sebagai upaya pintu masuk bagi peningkatkan kesejahteraan perajin ukir Jepara dan sekaligus pelestarian seni ukir Jepara

Wakil Ketua DPRD Jepara Junarso menilai pemeran karya tukang ukir ini sebagai langkah strategis untuk memberikan ruang bagi para perajin untuk meningkatkan kreativitas. ”Selama ini mungkin teman-teman perajin ukir biasa mengerjakan motif ukir berdasarkan pesanan hingga nilai ekonominya tidak begitu besar. Tetapi jika melalui pameran, dapat memotivasi perajin untuk menciptakan karya orisinil yang tentu nilai ekonomisnya akan lebih besar,” ujar Junarso kepada media Minggu (21/9-2025)

Karena itu melalui pemeran karya perajin ukir ini diharapkan teman-teman akan terpacu untuk naik kelas. “Pameran adalah salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan hasil karya perajin Jepara. Karena itu tentu harus direncanakan dengan baik. Harapan saya OPD terkait menangkap peluang ini dengan cepat,” pinta Junarso. Dengan demikian terbangun sinergitas dan kolaborasi yang baik, tambahnya.

Dukungan terhadap gagasan pameran karya tukang ukir juga muncul dari Ketua Komisi C DPRD Jepara, Nur Hidayat. “Ini merupakan model pemberdayaan pengrajin yang riil dan cukup prospektif. Jadi disamping ada pameran oleh kalangan pengusaha, juga ada pameran bagi tukang ukir,” ungkap Nur Hidayat.
Pemeran karya pengrajin ini akan menjadi lebih menarik jika didukung dengan demo mengukir. “Tentu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun warga masyarakat. Sebab mereka melihat proses pembuatan ukir secara langsung,” paparnya. Dalam pameran ini juga baik jika menampilkan demo ukir oleh anak-anak, tambah Nurhidayat.

Sementara anggota DPRD Jepara yang lain, Hj. Lusiana Aprianti memberikan apresiasi terhadap pembentukan Paguyuban Perajin Ukir Perempuan R.A. Kartini Jepara yang baru saja dideklarasikan.
“Apalagi pengurusnya sebagian adalah para juara lomba, sehingga kemampuannya tidak diragukan. Harapan kami dilakukan pembinaan oleh OPD terkait dengan memberikan ruang dan fasilitasi bagi pengembangan ketrampilan mereka, termasuk pengelolaan usahanya,” ujar Lusiana.

Ia juga mengungkapkan, disejumlah sentra ukir jumlah perajin perempuan cukup banyak. Karena itu harapan saya, mereka juga dilibatkan dalam pemeran karya tukang ukir Jepara dan juga dilakukan pembinaan dan pengembangan ketrampilan mereka,” pungkasnya.
Hadepe













