blank
Perajin ukir di Desa Petekeyan selama 3 hari dari tanggal 19 Agustus 2025 mendapatkan pelatihan teknik inovasi ukir yang diselenggarakan Disindag Jepara di Griya Ukir Petekeyan. Foto : Hadepe

JEPARA (SUARABARU.ID) – Perajin ukir di Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan  mendapatkan pelatihan  Teknik Inovasi Ukir Klasik yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustran dan Perdagangan Jepara bagi pelaku usaha IKM.

blank
Pelatihan ini diikuti 25 perajin dan menghadirkan dua orang instruktur yaitu Drs Suyoto dari Yayasan Peluk Jepara dan Rustam, S.Pd dari SMKN 2 Jepara.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 19  Agustus 2025  di Griya Ukir Petekeyan ini  diikuti 25 perajin dan  menghadirkan dua orang instruktur yaitu  Drs Suyoto dari Yayasan Peluk Jepara  dan Rustam, S.Pd dari SMKN 2 Jepara.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza, pelatihan teknik inovasi ukir  bagi perajin ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan para perajin hingga hasil ukirannya lebih baik lagi. “Ini merupakan implementasi program Jepara Mulus,” ujarnya

blank

Edi Sulthon dari Disindag bersama instruktur Suyoto dan pemilik Griya Ukir Center Petekeyan Marsodiq . Foto : Hadepe

Ia juga menjelaskan disamping Sentra Ukir Petekeyan, tahun ini juga diselenggarakan pelatihan bagi perajin ukir di   Sentra Almari Kecapi, Sentra Meubel Tahunan,  Sentra Patung Ukir Mulyoharjo dan  Sentra Kerajinan Kayu Kawak.

Pelatihan  juga akan diselenggarakan di  Sentra Gerabah Mayong Lor, Sentra Konveksi Mayong Lor, Sentra Monel Kriyan,  Sentra Kerupuk Ikan Pengkol, Sentra Snack Bakalan Sentra Konveksi Nalumsari.

blank

“Pelatihan kami berikan sesuai kebutuhan dari  masing-masing  sentra berupa inovasi  produk, digital marketing, kemasan, desain produk, dan  tata cara ekspor dan lain-lain,” terang Zamroni.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut bersumber dari dana DBHCHT yang dialokasikan untuk pelatihan  IKM. “Selain yang  wajib untuk pembinaan dan pelatihan Industri Rokok, tahun ini juga mulai  menyasar sentra-sentra  IKM yang ada di Jepara.  Tujuannya untuk meningkatkan ketrampilan, pemasaran juga  lebih mengetahui apa yang mereka butuhkan. Ini merupakan bentuk peran Pemda dalam Pengembangan IKM di Jepara,” pungkasnya.

blank

Tokoh Ukir Jepara dari Griya Ukir Center Petekeyan, Marsodiq memberikan apresiasi terhadap langkah  Pemkab Jepara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. “Dengan ketrampilan yang semakin meningkat, diharapkan perajin juga semakin sejahtera,” ujarnya

Hadepe