blank
Rumah Wagini berdiri lebih layak, TMMD Sragen beri harapan baru warga kecil. Foto: Dok/Pendim

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Senyum haru tak lepas dari wajah Wagini (61) saat memandangi rumahnya yang kini tampak lebih kokoh dan nyaman di Desa Sentonorejo, Kecamatan Karangmalang.

Rumah yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan itu kini berubah menjadi hunian layak setelah direhabilitasi melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.

Bagi Wagini, perubahan tersebut bukan sekadar renovasi bangunan. Kehadiran Satgas TMMD telah menghadirkan rasa aman dan harapan baru yang selama ini sulit ia bayangkan.

Proses rehabilitasi rumah yang rampung pada Senin (18/5/2026) itu menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah pedesaan.

Sebelum diperbaiki, kondisi rumah Wagini dinilai kurang layak huni. Beberapa bagian bangunan sudah mengalami kerusakan sehingga membuat rumah terasa kurang nyaman untuk ditempati sehari-hari.

Namun kini, suasana itu berubah. Rumah sederhana miliknya berdiri lebih rapi, bersih, dan aman, memberikan kenyamanan baru bagi dirinya dan keluarga. “Kami sangat senang dan bersyukur, sekarang rumah menjadi lebih baik dan nyaman,” ujar Wagini dengan wajah bahagia.

Program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen memang menjadi salah satu sasaran penting selain pembangunan infrastruktur desa.

Melalui program tersebut, Satgas TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat lewat hunian yang lebih sehat dan layak.

Selama proses pembangunan berlangsung, anggota Satgas TMMD bersama warga sekitar terlihat bergotong royong menyelesaikan rehab rumah milik Wagini. Kebersamaan itu menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Program TMMD Reguler ke-128 kembali menunjukkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan jalan dan fasilitas umum, tetapi juga lewat perhatian terhadap kehidupan warga kecil di pelosok desa.

Kini, di rumah sederhana milik Wagini, tumbuh rasa syukur dan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih nyaman, aman, dan bermartabat di masa depan.

Agus S