WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Jajaran kepolisian secara serentak akan menggelar Operasi Patuh. Kegiatan ini, rencananya akan dilaksanakan selama dua pekan, terhitung mulai Senin (14/7/25) sampai dengan Minggu (27/7/25) mendatang.
Berekaitan dengan rencana tersebut, Jumat (11/7/25), jajaran Polres Wonogiri mengikuti Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Candi 2025 secara virtual lewat zoom meeting yang digelar oleh Polda Jateng. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini, diikuti oleh semua jajaran Polres se Jawa Tengah.
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, kegiatan Latpraops bertujuan untuk mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025. Rencananya, gelaran Operasi Patuh akan berlangsung selama dua pekan.
Pelatihan Pralatops ini, berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri, diikuti sebanyak 35 personel. Ikut hadir Wakapolres Kompol Parwanto bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres. Diantaranya Kabag Ops Kompol Agus Syamsudin, Kasat Lantas AKP Subroto, para perwira staf dan anggota yang diploting akan terlibat pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025.
Latpraops Operasi Candi Patuh 2025 ini, dibuka secara resmi oleh Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda. Dalam arahannya, ia menekankan tentang pentingnya persiapan yang matang, agar operasi lalu lintas tersebut dapat berjalan efektif.
“Operasi Patuh ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan disiplin masyarakat,” tegas Kombes Pol Basya. Polda Jateng akan menurunkan sebanyak 2.480 personel. Terdiri atas 240 personel dari tingkat Polda Jateng bersama sebanyak 2.240 personel dari jajaran Polres se Jawa Tengah.
Menurunkan
Senada dengan itu, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, menyatakan, melalui Operasi Patuh Candi 2025 selama 14 hari, petugas akan fokus penindakan 50 persen, preemtif 25 persen dan preventif 25 persen.
Operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas,” tambah Kombes Basya.
Adapun sasaran kegiatan operasi meliputi potensi gangguan yang dapat menimbulkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Beberapa contoh pelanggaran yang disasar antara lain pengemudi tanpa SIM, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, mengemudi sambil bermain HP, dan pelanggaran terhadap rambu lalu lintas.
Tujuan utamanya adalah menurunkan angka kecelakaan, fatalitas korban, dan meningkatkan disiplin masyarakat. Sasaran operasi, meliputi potensi gangguan, ambang gangguan, hingga gangguan nyata di jalur tol, arteri dan di lokasi yang menjadi destinasi wisata..
Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, menyebutkan, Apel gelar pasukan persiapan Operasi Patuh Candi 2025 Polres Wonogiri, akan dilaksanakan serentak pada Tanggal 14 Juli 2025 mendatang. Sebanyak 48 personel Polres Wonogiri, akan dikerahkan untuk mendukung kelancaran operasi.
Operasi ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Wonogiri. Berkaitan ini, masyarakat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan operasi, yakni dengan mematuhi peraturan lalu lintas, demi mewujudkan aspek safety guna mewujdukan keselamatan bersama.(Bambang Pur)













