blank
ILustrasi. Reka: wied SB.ID

blank MENGGUNAKAN contoh permainan sepakbola, taktik main aman sangatlah kasat mata. Ketara bangetkaton  wela-wela; terlihat langsung dan jelas. Taktik main aman pasti bola  hanya dioper sana-sini di antara teman pemain belakang.

Jika ada tanda-tanda pemain musuh mau merebut, bola lalu dioper ke kiper. Nanti kiper mengoper lagi ke teman di dekatnya, kluthak-kluthik lagi antar pemain belakang. Ehhhhh maaf…… kluthak-kluthik itu sama dengan main kutak-kutik  seperti sering diungkapkan oleh komentator sepakbola.

Main aman seperti itu intinya, mengurangi permainan menyerang dengan berbagai alasannya. Mungkin sekedar untuk mengulur waktu karena sudah menang. Daripada nanti ada bahaya terserang, lebih baik kluthak-kluthik di belakang.

Mungkin juga ada alasan ngenteni lenane mungsuh, menunggu musuh terlena, atau terbuka posisinya, dan jika terjadi demikian, segera menyerang ke a rah gawang lawan.

Taktik main aman juga banyak dilakukan dengan cara menendang bola jauh ke depan namun sengaja diarahkan ke luar. Jika seperti itu yang terjadi, penonton biasanya bergumam bersamaan: ottttttt……….(untuk mengatakan out, keluar).

Baca juga Taktik Apus-Apus: mBangun Tandha

Apa pun cara yang dipilih, entah lewat kutak-kutik, entah dengan cara  buang-buang bola, menjadi jelaslah betapa permainan semacam itu jelehi, bikin bosan dan berkuranglah jiwa atau semangat  sportivitas. Mung main aman, padahal tidak menjamin aman sepenuhnya. Mungkin saja tiba-tiba pemain lawan dengan sigap cepat dapat merebut bola itu untuk sebaliknya menyerang.

Mukir

Hidup sehari-hari kita, tidak mustahil diwarnai oleh berbagai taktik main aman Bersama teman atau pun liyan. Berbeda dari permainan sepakbola yang dapat ditonton langsung sehingga tampak jelas pula manakala ada taktik kluthak-kluthik; taktik main aman dalam kehidupan sehari-hari mungkin saja tidak kelihatan.