PURWOREJO (SUARABARU.ID)- Dicky Ahmad Ghufron dari SMA Negeri 1 Purworejo dan Nadine Belynda Wardhani dari SMA Negeri 5 Purworejo resmi dinobatkan sebagai Bagus Roro Kabupaten Purworejo Tahun 2026, pada malam Grand Final yang berlangsung meriah di Ganeca Convention Hall Purworejo, Sabtu (16/5/2026).
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim SSTP MM mengatakan bahwa Pemilihan Bagus Roro Purworejo 2026 ini, menandai dimulainya kembali ajang tahunan pemilihan Bagus Roro yang sempat vakum di tahun 2025 yang lalu.
“Pemilihan Bagus Roro bukan sekadar kontes kecantikan atau ketampanan fisik, melainkan ajang pencarian duta wisata Kabupaten Purworejo yang nantinya menjadi wajah promosi wisata, budaya, dan potensi daerah,” ujar Kepala Dinporapar Angga kepada SUARABARU.ID.

Disampaikan Angga, berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan tahun ini melibatkan pelaku ekonomi kreatif dan perajin lokal sebagai langkah kolaboratif meningkatkan promosi potensi budaya dan ekonomi lokal daerah melalui acara pra-event fashion show di Art Center Purworejo.
“Kegiatan tersebut menjadi langkah awal kolaborasi antara duta wisata dengan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Purworejo,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH mengapresiasi semangat dan kreativitas para finalis yang telah menunjukkan seluruh kemampuan terbaiknya. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kemampuan diri.
“Ini menjadi ruang yang tepat bagi anak muda, untuk belajar tampil percaya diri, berkomunikasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan daerah sendiri,” kat Bupati dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Bupati berharap, para finalis terus mengembangkan potensi dan menjadi generasi muda yang mampu memberikan energi positif di tengah masyarakat. Kepada para pemenang, Bupati juga berharap dapat menjalankan perannya menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan Purworejo secara lebih luas.
“Bagus Roro harus mampu menjadi duta yang aktif, inspiratif, santun, dan bertanggung jawab dalam membawa citra baik Kabupaten Purworejo. Hal tersebut sejalan dengan semangat Purworejo Berseri, dalam menciptakan generasi muda yang berdaya saing dan bangga terhadap daerahnya,” pungkasnya.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, menambahkan bahwa pemilihan Bagus Roro merupakan ajang mencari putra-putri terbaik daerah untuk menjadi Duta Pariwisata Purworejo 2026.
“Serangkaian proses sudah kami mulai sejak awal tahun melalui sosialisasi di sekolah-sekolah kemudian setelah jeda Lebaran, kami menggelar seleksi tertulis, wawancara dan uji bakat,” tambah Neira.
Mereka yang lolos sebagai pemenang akan dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk kompetisi di tingkat provinsi. Finalis yang belum terpilih tetap punya peran penting.
Dipilih juga Wakil Bagus, Wakil Roro, hingga duta persahabatan, intelijensia, berbakat, literasi dan integritas. Semua duta akan dilibatkan dalam kegiatan Dinas Pariwisata, termasuk menjadi brand ambassador produk ekonomi kreatif.
Pada malam grandfinal, 30 finalis menampilkan busana batik karya perajin lokal binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Purworejo. Ketua Dekranasda, Ny Dion, yang juga menjadi juri malam itu mendukung penuh promosi batik lokal. Antusiasme tahun ini terlihat dari sisi sponsor makin bertambah dan variatif dari susi kuantitas dan ragamnya. (age)













