BOYOLALI (SUARABARU.ID) – Sebanyak 13 calon haji (Calhaj) asal Grobogan yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 4 embarkasi Solo sempat tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci, karena dinyatakan tak layak terbang.
Calon haji yang tertunda keberangkatannya itu, dinyatakan tak layak terbang oleh Dinask Kesehatan di daerah asalnya. Sedangkan kloter 5 Embarkasi Solo, berangkat ke Tanah Suci dengan mengangkut 344 calon jemaah haji dari seharusnya 356 orang.
“Sebanyak 13 Calhaj Kloter 4 asal Grobogan yang tertunda keberangkatannya, dipastikan bakal berangkat ke tanah suci bergabung dengan kelompok terbang 6. Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan di Embarkasi Solo,” kata Humas Panitya Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Sarip Sahrul Samsudin ketika ditemui di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin (6/6/2022).

Humas Sarip Sahrul Samsudin mengatakan,Kloter 4 diberangkatkan ke tanah suci pada 5 Juni 2022. Meski 13 calhaj anggota kloter sempat dinyatakan tidak layak terbang namun kelompok terbang yang mengangkut calon haji asal Jepara dan Grobogan tetap berangkat dengan mengangkut 256 jemaah dan empat petugas.
Kondisi demikian karena terdapat 13 calhaj Kloter 5yang bersedia berangkat masuk ke Kloter 4. Hal itulah yang menjadi penyebab Kloter 5 yang berangkat hari ini hanya mengangkut 244 Calhaj + empat petugas.
Mengenai 13 jemaah calhaj kloter 4 yang tertunda keberangkatannya, saat ini sudah berada di Asrama Haji Donohudan dan tengah menjalani pemeriksaan kesehatan. Bila kemudian dinyatakan layak terbang, mereka akan diterbangkan dalam kelompok 6 pada 7 Juni 2022.
“Mengenai jemaah Calhaj asal Embarkasi Solo yang sakit dan mendapatkan perawatan di tanah air tercatat lima orang. Dari jumlah disebut terakhir satu orang sudah sembuh dan berangkat bersama Kloter 4. Sedangkan seorang lainnya, masih menjalani perawatan di RS TNI AU Adisoemarmo. Sedangkan tiga lainnya, tengah menunggu diberangkatkan,” terang Sarip Sahrul Samsudin sembari menambahkan jemaah calon haji asal embarkasi Solo yang sudah tiba di Arab Saudi mencapai 1.432 orang.
Bagus Adji













