blank
Ketua HIPMI Kabupaten Blora periode 2026–2029, Supriyanto menerima bendera petaka HIPMI . Foto: el

BLORA (SUARABARU.ID) – Supriyanto resmi dikukuhkan sebagai Ketua HIPMI Kabupaten Blora periode 2026–2029, dalam Muscab di Hotel Azana Garden Hill Resort, Blora, Kamis (23/7/2026)..

Kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.

Usai dilantik, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program kepengurusan sebelumnya yang belum sempat terealisasi sekaligus menghadirkan inovasi agar organisasi semakin berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Kabupaten Blora.

“Kami akan melanjutkan program-program yang telah dirintis namun belum terealisasi. Tugas kami bukan memulai dari awal, melainkan menyempurnakan dan mewujudkan program-program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota maupun masyarakat,” ujar Supriyanto.

Menurutnya, kepemimpinan HIPMI ke depan akan dibangun di atas semangat kebersamaan. Organisasi tidak hanya menjadi wadah bagi pengusaha yang telah mapan, tetapi juga ruang pembinaan bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia usaha.

Ia mengatakan, HIPMI harus mampu merangkul pengusaha lama yang memiliki pengalaman sekaligus melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang kreatif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Regenerasi pengusaha dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin HIPMI menjadi rumah besar bagi seluruh pengusaha. Pengusaha senior kami rangkul sebagai mentor, sementara pengusaha muda kami dorong agar berani tumbuh, berkembang, dan menciptakan peluang usaha baru,” katanya.

Supriyanto menambahkan, salah satu fokus utama kepengurusannya adalah memperkuat kapasitas pengusaha muda agar mampu menjadi penghubung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Blora. Dengan pendampingan dan kolaborasi yang baik, UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing hingga menembus pasar yang lebih luas.

Ia menilai kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika dunia usaha yang terus berubah.

“Dengan kebersamaan dan gotong royong, kami optimistis berbagai tantangan dapat dihadapi. Kami ingin pengusaha muda menjadi jembatan agar UMKM Blora mampu naik kelas dan memiliki daya saing, baik di tingkat regional maupun nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Supriyanto memastikan HIPMI Kabupaten Blora akan memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah. Menurutnya, organisasi pengusaha muda harus mampu mengambil peran aktif dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan nasional, seperti hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan, serta terwujudnya kemandirian ekonomi.

Ia menegaskan bahwa tantangan ekonomi saat ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah atau dunia usaha secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang erat agar investasi terus tumbuh, lapangan pekerjaan bertambah, dan ekonomi daerah semakin kuat.

“Kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah merupakan kunci. HIPMI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung program hilirisasi, ketahanan pangan, dan kemandirian ekonomi nasional,” ungkapnya.

Selain itu, Supriyanto juga mendorong percepatan pengembangan kawasan industri di Kabupaten Blora. Menurutnya, keberadaan kawasan industri akan menjadi daya tarik investasi baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi daerah.

Ia menjelaskan, kawasan industri tidak hanya akan membuka lapangan kerja, tetapi juga memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku UMKM lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri nasional sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Pengembangan kawasan industri harus menjadi agenda bersama. Dengan hadirnya kawasan industri, ekonomi Blora akan semakin kuat, peluang kerja terbuka lebih luas, dan produk-produk UMKM lokal dapat terintegrasi dalam rantai pasok nasional,” pungkasnya.

El Nyunanto