blank
Mesin molen rusak, gotong royong pembangunan TMMD tetap jalan. Foto: Dok/Pendim

PURWOREJO (SUARABARU.ID) – Kerusakan mesin molen tidak menghentikan semangat gotong royong dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur.

Saat alat utama pengecoran jalan rabat beton mengalami gangguan, personel TNI, Polri, dan masyarakat bergotong royong memperbaikinya agar pekerjaan dapat segera dilanjutkan, Jumat (24/7/2026).

Kebersamaan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi lintas unsur dalam mendukung pembangunan desa. Di tengah proses perbaikan, personel Satgas TMMD, anggota Polri, dan warga saling berdiskusi serta berbagi pengalaman untuk menemukan solusi agar mesin molen kembali berfungsi.

Sertu Supriyanto mengatakan, setiap kendala yang muncul selama pelaksanaan TMMD harus dihadapi bersama dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Kerusakan mesin bukan menjadi penghalang. Justru melalui kebersamaan, TNI, Polri, dan masyarakat saling membantu hingga mesin dapat kembali digunakan. Semangat inilah yang membuat pelaksanaan TMMD terus berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Menurutnya, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat komunikasi, kerja sama, dan rasa kekeluargaan antara TNI, Polri, dan masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk menyelesaikan seluruh sasaran fisik program.

Setelah mesin molen kembali beroperasi, pekerjaan pengecoran jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter di Desa Watuduwur dilanjutkan.

Satgas TMMD bersama masyarakat optimistis seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam meningkatkan akses transportasi dan mendukung perekonomian warga.

Agus S