blank
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala, Sekda Kota dr Dwi Agus Sulistiyantono, Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman melepas peserta QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 dengan mengibarkan bendera start. Foto: Isno.

TEGAL (SUARABARU.ID) – Sebanyak 15 Tim berhasil lolos ikuti ajang QRIS Jelajah (Kuliner) Indonesia (QJI) 2026 yang di gagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal di kawasan Jalan Veteran Kota Tegal, Sabtu-Minggu (11–12/7/2026).

Kegiatan tersebut sebagai salah satu flagship campaign Bank Indonesia dalam mendorong perluasan digitalisasi sistem pembayaran sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan transaksi dan belanja pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Berbeda dengan pendekatan konvensional, kegiatan ini dikemas dalam bentuk kompetisi yang memadukan edukasi, eksplorasi budaya, serta pengalaman langsung menggunakan berbagai layanan sistem pembayaran digital,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal
Bimala.

Sebanyak 15 Tim yang telah lolos proses seleksi mengikuti berbagai misi edukatif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan dan inisiatif Bank Indonesia.

Misi tersebut meliputi kampanye penggunaan QRIS, BI-FAST, Kartu Kredit Indonesia (KKI), Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, Pelindungan Konsumen, penguatan prinsip Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) beserta Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) sebagai sarana edukasi kepada masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan rekening.

Pelaksanaan race QRIS Jelajah (Kuliner) Indonesia mengambil lokasi di Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal dengan mempertimbangkan kesamaan karakteristik serta kekayaan budaya kuliner di wilayah kerja KPwBI Tegal.

Bank Indonesia berharap literasi masyarakat mengenai sistem pembayaran digital semakin meningkat sekaligus mengakselerasi penggunaan QRIS di wilayah Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal.

Pelaksanaan QRIS Jelajah (Kuliner) Indonesia 2026 juga dirangkaikan dengan side event Festival Kuliner yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara KPwBI Tegal, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Tegal; Pangkalan TNI Laut Tegal, dan Kelenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal (Yayasan Tri Dharma).

Melalui penyelenggaraan QRIS Jelajah (Kuliner) Indonesia 2026, Bank Indonesia tidak hanya mendorong peningkatan jumlah pengguna dan transaksi QRIS, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat mengenai ekosistem sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Lebih lanjut kedepan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas, asosiasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas digitalisasi sistem pembayaran yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pemanfaatan QRIS dan inovasi sistem pembayaran lainnya semakin terintegrasi dalam aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM, memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha,” tutup Bimala.

Sekda Kota Tegal drg Agus Sulistiyantono menyampaikan Pemerintah Kota Tegal apresiasi kepada BI Tegal atas gelaran QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026.

“Kontek mendukung digitalisasi Pemkot Tegal sisi sektor keuangan juga mendorong di semua sektor termasuk sektor wisata dan kuliner (UMKM),” terang Agus.

Sementara beberapa kelompok UMKM
binaan Lanal (Pangkalan Angkatan Laut) Tegal juga ikut hadir menyajikan hasil pengolahan laut.

“Setiap ada kegiatan yang melibatkan UMKM kami usahakan ikut hadir berpartisipasi sehingga masyarakat akan lebih mengenal kuliner hasil dari pengolahan laut,” kata Danlanal Tegal, Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman.

Isno