blank
Foto Bersama seluruh Pengurus Anak Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PACFNU) Kecamatan Bangsri pada pengukuhan kepengurusan PRFNU se-Kecamatan Bangsri (05/07/1986) di Gedung MWCNU. Foto: Rini.

JEPARA (SUARABARU.ID) – Pengurus Anak Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PAC Fatayat NU) Kecamatan Bangsri menggelar Pelantikan Raya Pengurus Ranting Fatayat NU (PRFNU) se-Kecamatan Bangsri pada Ahad (5/7/2026) di Gedung MWCNU Bangsri.

Melalui kegiatan yang diikuti ratusan kader tersebut, PAC Fatayat NU menandai dimulainya masa khidmat kepengurusan 2026–2029 sekaligus memperkuat komitmen membangun organisasi perempuan yang mandiri dan digdaya.

blank
Rangkaian kegiatan yang berlangsung saat pengukuhan. Foto: Rini.

Sejak pagi, ratusan kader berseragam hijau memadati aula Gedung MWCNU Bangsri. Mereka datang dengan semangat yang sama untuk mengawal visi besar bertajuk “EXTRAVAGANZA (Akselerasi dan Transformasi Fatayat Menuju Organisasi Digdaya)”.

Tema tersebut menggambarkan tekad Fatayat NU untuk mempercepat langkah, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memperkuat peran organisasi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Anggota DPR RI sekaligus Sekretaris Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU, Dr. Hj. Hindun Anisah, M.A., jajaran Pengurus Cabang Fatayat NU Kabupaten Jepara, Forkopimcam Bangsri, Pengurus MWCNU beserta badan otonom, para Ketua PAC Fatayat NU Bangsri dari masa ke masa, alumni PAC Fatayat NU, serta perwakilan organisasi perempuan dan kepemudaan seperti Nasyiatul Aisyiyah dan ABI.

Dalam sambutannya, Dr. Hindun Anisah mendorong seluruh kader Fatayat agar berani mengambil peran di berbagai bidang, termasuk politik. “Seluruh kader fatayat harus mampu dan beranu berperan di segala sektor termasuk politik, karena dari sektor inilah kebijakan-kebijakan besar di negeri ini diputuskan,” tegasnya.

Sahabat Anis Fariqoh, S.Pd. memimpin langsung prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat. Dengan penuh semangat, para pengurus mengucapkan ikrar dan menyatakan kesiapan mengemban amanah organisasi selama masa khidmat 2026–2029.

Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Bangsri mengajak seluruh pengurus menjadikan kepemimpinan sebagai jalan pengabdian. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin tidak diukur dari seberapa banyak yang diterima, melainkan dari seberapa besar manfaat dan kontribusi yang mampu diberikan kepada umat dan masyarakat.

Panitia yang dipimpin Sahabat Sri Suharti, S.Pd.I. berhasil menyelenggarakan rangkaian acara dengan baik. Berbagai penampilan turut menyemarakkan kegiatan, mulai dari Grup Nasyid Shoutul Fata, paduan suara El-Fata Voice, penampilan Ikatan Hafidzah Fatayat (IHF), monolog inspiratif, hingga stand-up comedy yang dibawakan Sahabat Miska dan Elfi.

Menjelang penutupan acara, Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah, Hj. Iin Tazkiyatul Muthmainnah, S.K.M., M.Kes., menyapa seluruh peserta melalui sambungan virtual. Ia mengajak seluruh Pengurus Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Bangsri untuk menyusun dan menjalankan program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga mendorong seluruh kader agar lebih serius mengawal isu perlindungan perempuan, meningkatkan perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga melalui berbagai program pemberdayaan.

Pelantikan Raya ini menjadi langkah awal bagi Fatayat NU Kecamatan Bangsri untuk melahirkan kepemimpinan yang progresif, memperkuat solidaritas antarkader, dan menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Septiana W – Rini Masruroh