SEMARANG (SUARABARU.ID)– Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Semarang (USM), berkomitmen untuk memperpendek jarak antara dunia kerja dan pendidikan. Langkah nyata itu dibuktikan belum lama ini, melalui kunjungan kerja, sekaligus penandatanganan kerja sama strategis antara FE USM dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang.
Pertemuan penting yang berlangsung di kantor Kadin Kota Semarang itu, dihadiri perwakilan dari FE USM, Adhi Widyakto, Adhi Tri Adriyanto, Erlina Dewi dan Bonita Prabasari. Jajaran FE USM itu disambut Ketua Kadin Kota Semarang, Arnas Agung Andrarasmara.
Menurut Adhi Widyakto, salah satu poin utama dalam kerja sama itu, penyelarasan kurikulum dan pembukaan peluang industri yang lebih luas bagi mahasiswa, khususnya program studi Diploma 3 (D3) FE USM.
BACA JUGA: UPT USM Career and Alumni Center (UCAC) Selenggarakan Job Fair
Melalui sinergi itu, mahasiswa D3 dapat mengakses program magang intensif, dan penyerapan tenaga kerja yang lebih optimal, di berbagai perusahaan di bawah naungan Kadin Kota Semarang.
”Kami ingin memastikan, lulusan D3 FE USM tidak hanya memiliki bekal teori yang matang, tetapi juga keterampilan praktis yang siap pakai (ready to work), sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, selain fokus pada mahasiswa, kolaborasi itu juga membidik penguatan kompetensi tenaga pengajar, melalui program dosen praktisi. Ke depan, para pelaku industri dan profesional dari Kadin Kota Semarang, akan dihadirkan ke kampus untuk mengajar dan berbagi pengalaman langsung kepada para mahasiswa.
BACA JUGA: Prodi Teknik Sipil USM Jajaki Kerja Sama dengan PT Kembar Jaya Mandiri Mulya
”Kami berharap, langkah ini mampu meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan yang diajarkan di kelas, agar selalu relevan dengan dinamika Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), yang bergerak sangat cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Semarang, Arnas Agung Andrarasmara, menyambut positif inisiatif dari FE USM itu. Menurutnya, pihaknya selalu terbuka dan siap menjadi jembatan penghubung antara dunia akademis dan sektor industri di Kota Semarang.
Dia berharap, dengan adanya kolaborasi ini, tercipta ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, yang pada akhirnya mampu melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, yang siap memajukan perekonomian di Kota Semarang.
Riyan













