SEMARANG (SUARABARU.ID)– Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Semarang (USM), menerima kunjungan dari PT Kembar Jaya Mandiri Mulya, di ruang Program Studi Teknik Sipil USM, Rabu (1/7/2026).
Kunjungan itu merupakan langkah awal penjajakan kerja sama strategis, antara dunia industri dan perguruan tinggi, dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memperluas peluang karier lulusan.
Kedatangan Kepala Batching Plant PT Kembar Jaya Mandiri Mulya, Masriko Hadi Wicaksono ST ini, disambut Kaprodi S1 Teknik Sipil USM, Dr Damang Budi Cahyono ST MT. Masriko sendiri merupakan alumni Program Studi S1 Teknik Sipil USM, yang lulus pada Februari 2021, dan saat ini juga menjadi calon mahasiswa Program Magister Teknik Sipil USM.
BACA JUGA: Fakultas Teknologi Pertanian USM Santuni Anak Yatim
Perusahaan yang beralamat di Jalan Raya Demak-Kudus RT 03 RW 04, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Ready Mix Beton, Precast, Stone Crusher, dan Contractor.
Sebagai perusahaan yang terus berkembang, pihaknya membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, serta memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan industri konstruksi.
Menurut Damang, dalam pertemuan itu dibahas berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
BACA JUGA: Dosen Fakultas Hukum USM Beri Penyuluhan Pembaharuan Hukum Pidana
Salah satu agenda utamanya, pembahasan program magang mandiri bagi mahasiswa Prodi Teknik Sipil USM, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja, khususnya bidang produksi beton siap pakai, beton pracetak, pengolahan material agregat, hingga pelaksanaan proyek konstruksi.
”Selain program magang, kami juga membuka peluang bagi lulusan Teknik Sipil USM, untuk bergabung dan mengembangkan karier di perusahaan. Kesempatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri, dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja, profesional, dan mampu menjawab tantangan sektor konstruksi,” katanya.
Tidak hanya itu, kedua pihak juga menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang akademik, melalui pelaksanaan penelitian dosen dan mahasiswa, serta kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
BACA JUGA: 47 Mahasiswa Pariwisata USM KKL di Bali Pelajari Strategi Pengelolaan Destinasi dan Kearifan Lokal
Kerja sama itu diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan teknologi konstruksi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas industri konstruksi di Indonesia.
”Kerja sama dengan dunia industri merupakan bagian penting dalam mendukung implementasi pembelajaran berbasis praktik. Keterlibatan mitra industri akan memberikan pengalaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas setelah lulus,” ujarnya.
Sementara itu, Masriko mengungkapkan kebanggaannya, dapat kembali ke almamaternya sebagai perwakilan perusahaan. Dia berharap, kerja sama yang sedang dijajaki ini dapat segera direalisasikan.
BACA JUGA: Dosen USM Paparkan Hasil Riset ke Tokoh Ormas
Dia pun ingin mahasiswa Teknik Sipil USM memiliki kesempatan memperoleh pengalaman industri secara langsung, dan perusahaan memperoleh calon tenaga kerja yang kompeten serta siap berkontribusi.
”Kami berharap, melalui pertemuan ini, Prodi S1 Teknik Sipil USM dan PT Kembar Jaya Mandiri Mulya, dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, untuk mendukung kemajuan sektor konstruksi Nasional,” ungkapnya.
Riyan













