blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo saat meninjau proyek peningkatan ruas Jalan Bendanpete–Buaran, Senin (6/7/2026). Foto: Diskominfo.

JEPARA (SUARABARU.ID) – Pemkab Jepara percepat pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya.

Target tersebut disampaikan Bupati Jepara Witiarso Utomo saat meninjau proyek peningkatan ruas Jalan Bendanpete–Buaran, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, pemerintah memfokuskan pembangunan pada ruas-ruas yang selama ini membutuhkan penanganan agar akses transportasi masyarakat semakin baik.

Tahun ini, pemerintah menargetkan persentase jalan mantap meningkat dari 76 persen menjadi sekitar 77 hingga 78 persen melalui sejumlah proyek peningkatan jalan yang sedang berlangsung.

“Artinya kita yang belum mantap itu 24 persen. Kalau kita intervensi tahun ini, itu akan turun sehingga tingkat kemantapan jalan bisa meningkat menjadi sekitar 77 sampai 78 persen,” ujar Mas Wiwit.

Saat ini, beberapa proyek peningkatan jalan tengah dikerjakan, di antaranya ruas Bendanpete–Buaran, Nalumsari–Papringan, serta Daren–Batas Kudus. Pemerintah menargetkan sebagian besar pekerjaan tersebut selesai pada September 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemkab Jepara mengalokasikan pembiayaan dari berbagai sumber. Selain anggaran APBD sebesar Rp210 miliar, pemerintah juga memanfaatkan pinjaman daerah senilai Rp100 miliar dan dukungan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp100 miliar.

Mas Wiwit menjelaskan, dana IJD akan difokuskan pada sejumlah wilayah strategis. Sebesar Rp55 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan di Karimunjawa, sedangkan sisanya digunakan untuk peningkatan jalan di Bangsri, Kedung, dan beberapa kecamatan lainnya.

“Untuk wilayah Karimunjawa Rp55 miliar, sisanya di Bangsri, Kedung, dan beberapa tempat lainnya,” katanya.

Dengan percepatan pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap kualitas infrastruktur jalan terus meningkat. Jalan yang lebih mantap diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Jepara.

Hadepe – Diskominfo JPR