GROBOGAN (SUARABARU.ID) – DPC PKB Grobogan menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan kepada Madrasah Diniyah Miftahul Huda, Senin (30/6/2026).
Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap Madrasah Diniyah Miftahul Huda yang terdampak kebakaran di Dusun Sambong, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.
Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan agar proses pendidikan di madrasah itu dapat kembali berjalan seperti semula.
BACA JUGA : Rapat Paripurna 13 DPRD Grobogan: Bupati Setyo Hadi Bongkar Lonjakan PAD hingga Strategi Dongkrak Nilai TKA
Kunjungan DPC PKB Grobogan ke Madrasah Diniyah Miftahul Huda dilakukan sebagai wujud solidaritas terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang baru saja tertimpa musibah kebakaran.
Pengurus partai bersama anggota DPRD Grobogan Fraksi PKB, Mansata Indah Maratona, menyerahkan bantuan secara langsung kepada para guru dan pengurus madrasah.
Rombongan diterima oleh pengurus yayasan dan tenaga pendidik yang selama ini mengabdikan diri di madrasah tersebut.
Suasana haru tampak mewarnai penyerahan bantuan yang diharapkan mampu meringankan beban pascakebakaran.
Ketua DPC PKB Grobogan, Mukhlisin, mengaku prihatin atas musibah yang menimpa Madrasah Diniyah Miftahul Huda di Pulokulon.
Menurutnya, keberadaan madrasah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Grobogan, khususnya lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
BACA JUGA : Speling Percepat Layanan Spesialistik Kepada Masyarakat
“Kami sangat prihatin atas kejadian kebakaran di Madin Miftahul Huda Pulokulon. Kami akan membantu agar bangunan madrasah bisa dibangun lagi,” kata Mukhlisin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Grobogan.
Mukhlisin menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari DPC PKB Grobogan sebagai langkah awal untuk membantu proses pemulihan pascakejadian.
Selain memberikan bantuan secara langsung, pihaknya juga berkomitmen mengawal pembangunan kembali gedung madrasah melalui jalur penganggaran pemerintah daerah.
Usulan pembangunan kembali gedung Madrasah Diniyah Miftahul Huda akan diperjuangkan melalui APBD Grobogan, baik dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026 maupun pada tahun anggaran berikutnya.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan fasilitas yang layak.
BACA JUGA : Rumah Mbah Lampi di Tanon Sragen Jadi Baru sebagai Hadiah HUT Ke-80 Bhayangkara
“Ini adalah kepedulian kami untuk memperjuangkan pendidikan Madin di Kabupaten Grobogan,” ujarnya.
DPC PKB Grobogan berharap proses pembangunan kembali madrasah dapat segera terealisasi sehingga para santri dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.
Kronologi dan Penyebab Kebakaran
Sebelumnya, Madrasah Diniyah Miftahul Huda di Dusun Sambong, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon mengalami kebakaran hebat yang menghanguskan hampir seluruh bangunan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian memicu kobaran api.
Warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi menjadi pihak pertama yang mengetahui kejadian tersebut. Saat itu, api sudah membesar di bagian atap bangunan.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera memberi tahu pengurus Yayasan Miftahul Huda dan warga sekitar agar segera melakukan upaya penanganan.
BACA JUGA : Grup Al Hidayah Juara 1 Festival Jamjaneng 2026 PCNU Kebumen
Warga kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan sederhana serta memanfaatkan sumber air yang berada di sekitar lokasi.
Meski telah berupaya keras, kobaran api terus membesar karena sebagian besar bangunan menggunakan material yang mudah terbakar.
Gedung Madrasah Diniyah Miftahul Huda memiliki ukuran sekitar 12 x 7 meter dengan konstruksi yang didominasi kayu.
Tiang bangunan menggunakan kayu jati, sedangkan bagian usuk, reng, hingga dinding terbuat dari kayu campuran dan papan.
Material tersebut membuat api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan hingga menyebabkan kerusakan yang sangat parah.
BACA JUGA : Menyedihkan, Saling Tantang Tawuran Bersenjata Tajam
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan yang selama ini digunakan sebagai tempat belajar mengajar mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat difungsikan.
Musibah itu menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk DPC PKB Grobogan yang langsung turun ke lokasi untuk memberikan dukungan kepada pihak madrasah.
Kehadiran DPC PKB Grobogan diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi para pengurus dan santri untuk segera bangkit setelah musibah yang menimpa Madrasah Diniyah Miftahul Huda.
BACA JUGA : SMK Bina Nusantara Kebumen Jaring 159 Siswa, 100 Persen Gratis
Melalui bantuan yang telah disalurkan serta komitmen memperjuangkan pembangunan kembali, DPC PKB Grobogan berharap Madrasah Diniyah Miftahul Huda dapat segera memiliki gedung baru sehingga aktivitas pendidikan tidak lagi terganggu akibat kebakaran.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan madrasah di Kabupaten Grobogan.
Harapannya, Madrasah Diniyah Miftahul Huda dapat kembali menjalankan proses belajar mengajar secara optimal setelah terdampak kebakaran dengan dukungan penuh sejumlah elemen masyarakat.
TYA WIDYA













