GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Nurbani Humanity Foundation kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan donasi bagi Madrasah Diniyah Miftahul Huda di Pulokulon, Grobogan, yang beberapa waktu lalu mengalami musibah kebakaran.
Bantuan tersebut menjadi suntikan semangat bagi pengelola untuk segera membangun kembali ruang belajar para santri.
Donasi dari Nurbani Humanity Foundation untuk Madrasah Diniyah di Pulokulon, Grobogan itu disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan.
BACA JUGA : Louis Kienne Pandanaran Sajikan Gastronomi Nusantara, Sentuhan Zaman dalam Warisan Rasa
Bantuan tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan lebih banyak pihak untuk ikut memberikan donasi demi mempercepat proses pembangunan kembali madrasah.
Musibah kebakaran yang terjadi sekitar sepekan lalu menghanguskan bangunan utama Madrasah Diniyah Miftahul Huda yang berada di Dusun Sambong, Desa Melowo Karangtalon, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.
Akibat peristiwa tersebut, bangunan madrasah mengalami kerusakan total sehingga aktivitas belajar mengajar para santri terganggu.
Melihat kondisi tersebut, Nurbani Humanity Foundation turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada pihak madrasah, Selasa (30/6/2026).
Kehadiran perwakilan yayasan disambut hangat oleh masyarakat setempat yang selama ini bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan.
Selain memberikan bantuan material, kedatangan rombongan juga membawa dukungan moril bagi pengelola madrasah dan warga sekitar.
BACA JUGA : Selamat! Unit Gakkum Satlantas Polres Grobogan Juara 3 Lomba TPTKP Polda Jateng, Bukti Profesionalisme Personel
Nurbani Humanity Foundation menyerahkan bantuan dana sebesar Rp5 juta sebagai stimulan awal untuk mendukung proses pembangunan kembali madrasah.
Dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan material dasar pembangunan sehingga proses pemulihan dapat segera dimulai.
Penyaluran bantuan berlangsung secara terbuka dan disaksikan tokoh masyarakat serta pengurus madrasah sebagai bentuk transparansi kepada para donatur.
Program kemanusiaan tersebut juga melibatkan pengurus yayasan dari wilayah sekitar agar amanah para donatur benar-benar sampai kepada pihak yang membutuhkan.
Bantuan diserahkan langsung oleh Sekretaris Yayasan Nurul Burhan Ar-Rabbani Kabupaten Demak, Gus Saidun.
Ia datang membawa amanah para dermawan yang ingin meringankan beban pengelola madrasah pascakebakaran.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan keagamaan bagi anak-anak.
“Pembangunan kembali serta pengelolaan sebuah madrasah memerlukan sinergi banyak pihak, tidak bisa hanya mengandalkan pengelola setempat,” tutur Gus Saidun.
BACA JUGA : 2.501 Rumah Tak Layak Huni di Blora Dapat Alokasi Perbaikan
Ia berharap publik juga tergerak untuk memberikan sumbangsih, seperti donasi maupun bentuk lainnya untuk pemulihan kembali Madrasah Diniyah tersebut.
“Kami berharap publik tergerak memberikan sumbangsih, baik lewat donasi ataupun bantuan bentuk lainnya. Sebab, pendidikan moral keagamaan bagi anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama untuk mendukung keberlangsungan madrasah,” kata Gus Saidun.
BACA JUGA : Polisi Baik Menyentuh Hati, Satlantas Polres Grobogan Wujudkan Kepedulian untuk Penyandang Disabilitas di Momen Hari Bhayangkara ke 80
Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar para santri dapat kembali belajar dalam lingkungan yang aman dan layak.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Burhan Arrabani Demak, Dr. Ahmad Salim, turut mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat dalam membantu pemulihan madrasah.
Menurutnya, keberadaan madrasah diniyah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, akhlak, serta moral generasi muda sehingga keberlangsungannya harus terus dijaga bersama.
Sementara itu, Kepala Madrasah Diniyah Miftahul Huda, Muhammad Zaini, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada lembaganya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan yang telah disalurkan dari pihak yayasan. Semoga sumbangsih ini dicatat sebagai amal jariyah bagi donatur dan menggerakkan hati lebih banyak pihak,” kata Zaini.
Bantuan tersebut akan segera digunakan untuk membeli material bangunan yang menjadi kebutuhan paling mendesak dalam proses pembangunan kembali madrasah.
Pengelola berharap kegiatan belajar mengajar dapat segera berlangsung normal sehingga para santri kembali memperoleh fasilitas pendidikan yang layak.
Melalui aksi Nurbani Humanity Foundation, masyarakat diajak terus memperkuat budaya donasi untuk mendukung pembangunan Madrasah Diniyah di Pulokulon, Grobogan. Dukungan dari berbagai kalangan dinilai menjadi kunci percepatan pemulihan fasilitas pendidikan tersebut.
Semangat kebersamaan yang dibangun Nurbani Humanity Foundation melalui program donasi di Madrasah Diniyah Pulokulon, Grobogan diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
Dengan gotong royong, pembangunan kembali madrasah diyakini dapat segera terwujud sehingga para santri kembali belajar dengan aman dan nyaman.
TYA WIDYA












