
Kakanwil juga memberikan pesan khusus kepada para peserta agar aktif menggali pengetahuan dan tidak ragu dalam memperdalam pemahaman terkait bantuan hukum.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk tidak malu-malu dalam mengeksplorasi berbagai hal terkait bantuan hukum. Forum ini adalah ruang belajar bersama untuk memperkuat kualitas layanan kita ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Budaya, Informasi, dan Komunikasi Hukum, Dr. Setyo Utomo menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas layanan bantuan hukum serta mendukung capaian Indeks Pembangunan Hukum sebagai agenda prioritas nasional.
Kegiatan diseminasi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang yang memberikan perspektif komprehensif terkait implementasi bantuan hukum, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Jawa Tengah, Delmawati, Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya, Drs. Nadzif Ulfa.
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah, Haerudin, dan Perspektif peradilan disampaikan oleh Hakim Pengadilan Negeri Semarang, Darwanto serta Akademisi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suteki.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung target nasional dalam RPJMN 2025–2029, khususnya dalam meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Hukum melalui penguatan akses terhadap keadilan dan pemberdayaan hukum masyarakat.
Ning S













