blank
Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan (depan kanan membungkuk) memimpin upacara peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di Desa Jendi, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Pendim 0728)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, memimpin upacara groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda. Jembatan berkonstruksi gantung ini, dibangun di lokasi desa terisolir. Yakni di Desa Jendi, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Peltu Indra, mengabarkan, upacara groundbreaking tersebut berlangsung Selasa (31/3/26). Kegiatan tersebut, ditandai peletakan batu pertama oleh Dandim bersama Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno.

Prosesi yang menandai awal pembangunan Jembatan Garuda ini, digelar secara video conference (vidcon) bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, dan diikuti oleh jajaran TNI, Pemerintah Daerah, serta unsur masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garuda, menjadi wujud komitmen percepatan pembangunan infrastruktur, utamanya di wilayah desa terpencil. Tujuannya, untuk memperlancar akses hubungan darat bagi masyarakat. Khususnya untuk menuju pusat pemerintahan, tempat pelayanan kesehatan dan ke sekolah sebagai tempat belajar para murid. Juga memperlancar akses perekonomian masyarakat, memperlancar para petani yang bercocok tanam di lahan persawahan maupun di area tegalan mereka.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Wonogiri yang diwakili Kabag Ops Kompol Agus Syamsudin, Camat Titik Supriyanti beserta unsur Forkopimcam Girimarto, para perangkat desa dan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat serta warga masyarakat setempat.

Dalam Vidcon, Pangdam, mengucapkan terima kasih dan sekaligus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Juga memberikan kontribusi nyata demi terwujudnya pembangunan Jembatan Garuda. Pembangunan Jembatan Garuda, merupakan representasi kehadiran pemerintah kepada masyarakat. Utamanya dalam mengupayakan ketersediaan sarana infrastruktur jalur penghubung antar desa di lokasi terisolir.

Solusi

Program ini, merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam mengupayakan solusi cepat, demi mengatasi kesulitan yang dihadapi rakyat. Juga untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, tandas Pangdam, mari bersama-sama kita bersatu dan bekerjasama dalam mewujudkan pembangunan Jembatan Garuda di wilayah masing-masing.

Semua Komandan Korem dan Komandan Kodim, terlibat langsung bersama-sama dengan warga masyarakat, dalam pengerjaan Jembatan Garuda di wilayahnya masing-masing. Sebanyak 60 unit Jembatan Garuda, dibangun di 60 titik lokasi di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 memakai konstruksi jembatan gantung dan 11 lainnya dibangun memakai rancang bangun jembatan beton. Keseluruhan pembangunan ini, sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

Pangdam, menyampaikan, pada periode pertama dan kedua, Kodam IV/Diponegoro bersama-sama dengan masyarakat, telah berhasil merealisasikan dan meresmikan 48 unit Jembatan Garuda yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan launching pembangunan sebanyak 200 unit Jembatan Garuda yang tersebar di wilayah Indonesia, dilaksanakan secara serentak dipimpin Bapak Kepala Staf Angkatan Darat dan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, menyampaikan, program pembangunan Jembatan Garuda, merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, melalui pembangunan infrastruktur.

Bersamaan dengan upacara groundbreaking tersebut, juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga dari tiga desa di sekitar titik pemangunan Jembatan Garuda. Pembangunan Jembatan Garuda, mencerminkan komitmen kuat TNI AD melalui Kodim 0728/Wonogiri, dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.(Bambang Pur)