KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) –
Pengurus KONI Kabupaten Magelang melakukan halalbihalal (maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan) dengan pengurus cabang olahraga (Cabor), hari ini (Selasa, 31/3/26). Acara di Omah Budur Wanurejo, Borobudur, itu sekalian dilakukan pemaparan anggaran belanja KONI tahun 2026.
Ketua KONI, R Giyat Sasmoyo, dalam kesempatan itu
berterima kasih kepada pengurus yang sudah mau menyempatkan hadir dalam acara tersebut. Panitia mengundang pengurus 37 Cabor. “Kami mohon maaf lahir dan batin kalau mengalami kekurangan dalam melayani kegiatan panjenengan semua,” katanya.
Selain itu meminta kerja sama yang baik, demi kemajuan olahraga di Kabupaten Magelang. Dalam kesempatan itu akan disampaikan terkait anggaran yang ada. Ditandaskan, penetapan anggaran tahun ini KONI prihatin, karena masih punya beban pemberian tali asih tahun 2025.
Terkait hal itu dia minta kepada pengurus Cabor untuk berbesar hati dan legawa. Karena anggaran tahun ini diprioritaskan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026. Kecuali itu, di semua lini memang sedang ada efisiensi anggaran.
Selanjutnya dia berharap kepada pengurus Cabor untuk tetap semangat dan berjuang demi kemajuan atletnya.

Wakil Sekretaris 2 KONI, Arif Harsoyo, dalam kesempatan itu menyebutkan bahwa anggaran dana hibah dari Pemkab melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) tahun ini sebesar Rp 2,5 miliar. “Insyaallah dalam minggu ini sudah cair,” jelasnya.
Disebutkan, pengurus telah melakukan koordinasi, setelah dihitung tidak mencukupi untuk kebutuhan semua Cabor. Dana itu akan digunakan untuk Cabor Askab (induk organisasi sepak bola tingkat kabupaten) sebesar Rp 850 juta, untuk kesekretariatan sekitar Rp 300 juta, kemudian untuk anggaran training centre menjelang Porprov sekitar 20 kali latihan, untuk biaya pengiriman ke Porprov sekitar Rp 733 juta.
Selain itu juga untuk dana BPJS bagi atlet, pelatih. “Kontingen yang lolos Porprov akan kami buatkan BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan,” tuturnya.
Sisa anggaran dana hibah, untuk pemberian tali asih atlet tahun 2025. Jumlahnya sekitar Rp 266 juta. Kemudian kelengkapan tali asih Rp 11 juta.
Penelaah Teknis Kebijakan, Disparpora, Heri Setyawan, yang hadir pada acara tersebut mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan tersebut. Dia berharap akan jadi momentum untuk bersinergi dan berkolaborasi positif antara Pemkab, KONI dan Cabor. Utamanya untuk meningkatkan kualitas atlet berprestasi. Agar punya marwah dan kesempatan untuk maju.
Tentang anggaran dana hibah, kata dia, masih berproses di tahun ini dan di anggaran perubahan 2026. Meski anggarannya seadanya, dia minta bisa mengangkat prestasi olahraga dengan optimal.
Eko Priyono













