blank
Bupati Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno (menghadap lensa kesatu dan kedua dari kiri) didampingi Dandim 0728 Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo dan Sekda FX Pranata (menghadap lensa ketiga, kedua dan kesatu dari kanan), menyalami kedatangan kaum boro yang mudik Lebaran Idul Fitri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebanyak 3.500 kaum boro (perantau) asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, menggunakan program pelayanan mudik gratis. Yakni untuk melakukan perjalanan pulang kampung, guna merayakan Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M).

Mereka secara bertahap, menggunakan jasa angkutan bus sebanyak 69 armada. Untuk kedatangan gelombang pertama, berlangsung Selasa malam (17/3/26). Jumlahnya sebanyak 600 orang pemudik dengan menggunakan sebanyak 12 bus. Kedatangannya, diterima secara resmi dalam upacara penyambutan di Pendapa Kabupaten Wonogiri.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno, tampil menerima secara langsung kedatangan pemudik gelombang pertama. Ikut hadir mendampingi Bupati, Sekda Wonogiri FX Pranata, Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, Dandim 0728 Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan bersama jajaran Forkopimda. Juga hadir pimpinan dinas dan instansi terkait.

Kedatangan sebanyak 3.500 kaum boro memakai 69 armada bus yang mudik di Hari Raya Lebaran Idul Fitri kali ini, dijadwalkan akan tiba secara bertahap. Mereka merupakan peserta program mudik gratis Kabupaten Wonogiri Tahun 2026.

Upacara penyambutan kedatangan para pemudik gratis gelombang pertama, digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri. Kedatangan mereka, dilaporkan tiba dalam kondisi sehat dan selamat.

Perhatian

Penyambutan kedatangan pemudik gratis ini, diisi dengan acara penyerahan secara simbolis kepada perwakilan pemudik. Juga ucapan selamat datang dari Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Dikatakan, program pelayanan mudik gratis ini, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah terhadap para perantau yang pulang kampung untuk merayakan Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M).

Kepada mereka, dipesankan agar senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan, sampai tiba di kampung halamannya masing-masing. Untuk selanjutnya, dapat bersilaturahmi dan berkumpul dengan keluarganya dalam suasana riang gembira.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, mendukung program mudik gratis bagi kaum boro. Terkait ini, Polres berkomitmen untuk memberikan pelayanan pengamanan, agar terwujud kelancaran arus mudik, serta menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan momentum Lebaran Idul Fitri di kampung halamannya masing-masing.

Sejumlah pemudik, menyatakan senang dengan adanya program mudik secara cuma-cuma tersebut. Dikatakan, program tersebut sangat membantu para perantau yang mudik ke kampung asalnya di Kabupaten Wonogiri. Yakni dapat menghemat pengeluaran keuangan. Di sisi lain, mudik gratis sangat membantu utamanya bagi mayoritas perantau yang keuangannya tidak melimpah(Bambang Pur)