blank
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani saat memberikan santunan kepada anak yatim yang. Foto: Tya Widya.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Di hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Satlantas Polres Grobogan mempunyai cara yang berbeda.

Untuk mendekatkan sinergitas dengan masyarakat, Satlantas Polres Grobogan mengadakan kegiatan buka bersama sekaligus memberikan santunan anak yatim, serta doa lintas iman.

Pelaksanaan kegiatan buka bersama, santunan anak yatim dan doa lintas iman ini digelar di Purwodadi, Jumat 13 Maret 2026.

BACA JUGA : Gelar Pesantren Ramadan, MI Miftahul Huda Tegalsambi Manfaatkan MBG dari SPPG 03 Tahunan untuk Bukber

Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani menyambut hangat puluhan anak yatim dari wilayah Desa Lajer, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.

Terlihat dialog santai antara Kasat Lantas dengan anak-anak yang diajak serta dalam kegiatan tersebut.

Sesekali, AKP Kumala Enggar Anjarani berkeliling dari satu meja ke meja yang menjadi tempat santap makan para anak yatim ini.

Naluri keibuan AKP Kumala Enggar Anjarani terlihat saat membujuk salah satu anak yang menangis karena ingat orang tuanya.

“Jangan menangis, sama Ibu ya. Ibu suapin ya?” tanya AKP Kumala Enggar Anjarani, sambil menenangkan seorang bocah yang menangis.

Acara buka bersama dimulai dengan sambutan dari Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani.

BACA JUGA : Bazar Pangan Murah di Kodim 0721/Blora, Warga Antusias Harga Beras Rp 55 Ribu/5kg

Kegiatan berlanjut dengan doa buka puasa bersama yang dilakukan oleh seorang Ustadz dari FKUB Grobogan.

Tak hanya berbagi kebahagiaan dengan anak yatim saja, kegiatan dilanjutkan dengan doa lintas agama yang dipimpin pemuka agama Islam, Hindu dan Kristen.

Mereka khusuk mendoakan keselamatan dan kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 yang diselenggarakan di wilayah hukum Polres Grobogan.

blank
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani saat bercengkerama dengan salah satu anak yatim. Foto: Tya Widya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan anak yatim secara simbolis oleh Kasat Lantas Polres Grobogan kepada puluhan anak-anak.

“Alhamdulilah, Puji Tuhan, kita semua berkumpul di ruangan ini, buka bersama dan doa lintas agama serta pemberian santunan kepada anak yatim yang hadir di sini. Mudah-mudahan dengan toleransi keberagaman yang terjadi menjelang Idulfitri, Nyepi dan Paskah ini boleh berjalan lancar, tentunya juga Operasi Ketupat Candi 2026 ini juga dilancarkan,” ujar AKP Kumala Enggar Anjarani.

Pihknya juga berharap, pada momen Operasi Ketupat Candi 2026, angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Grobogan menurun dibandingkan tahun lalu.

BACA JUGA : Mendobrak Mitos, ‘Tangkis’, Proses Produksi Rokok SKT PT Djarum yang Kini Andalkan Buruh Laki-laki

“Harapannya di Operasi Ketupat Candi 2026 ini angka kecelakaan menurun atau bahkan tidak ada sama sekali. Untuk itu, kita juga adakan doa lintas agama dengan harapan Tuhan melindungi kami di tengah keberagaman yang ada dan tentunya kami juga berharap toleransi tinggi hadir juga dalam kegiatan, yang tidak hanya pada saat ini saja, namun pada kegiatan-kegiatan lainnya,” tambah Kasat Lantas.

Senang

Riyo, anak yatim yang ikut dalam momentum Buka Bersama dan Doa Lintas Agma ini mengucapkan terima kasih.

Ia mengaku senang diundang untuk buka bersama dengan lauk istimewa dan juga mendapatkan santunan dari Satlantas Polres Grobogan.

“Senang ikut berbuka puasa bersama. Senang juga bisa belajar toleransi sejak dini dan juga kami berdoa untuk Satlantas Polres Grobogan agar ke depan semakin lebih baik,” kata Riyo.

TYA WIDYA