
Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga yang lebih terjangkau, antara lain beras SPHP seharga Rp.56.000 per 5 kilogram dengan ketersediaan 2.750 kilogram, Minyakita Rp.31.000 per 2 liter dengan stok 1.700 liter, beras Befood Setra Ramos Rp.74.000 per 5 kilogram, serta gula Manis Kita Rp17.500 per kilogram.
Kehadiran pasar murah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Lia (50), warga Mugassari mengaku sangat terbantu dengan adanya selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasaran.
“Saya langsung datang begitu dapat informasi. Di sini Minyakita cuma Rp31 ribu dua liter, sementara di luar bisa hampir Rp40 ribu. Selisihnya lumayan sekali, bisa untuk stok dapur beberapa minggu ke depan,” ujar Lia dengan wajah sumringah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menegaskan, keterlibatan Polri dalam program Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri mendukung upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Melalui sinergi dengan Bulog dan pemerintah daerah, diharapkan program ini mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang Idul Fitri,” kats Artanto.
Ning S













