KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Polres Kebumen memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) dan ciu hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar selama bulan Ramadan 1447/2026 oleh jajaran Polres hingga Polsek.
Pemusnahan barang bukti dilakukan setelah apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolres Kebumen, Jalan Tentara Pelajar Kamis (12/3) sore 2026.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari berbagai jenis minuman keras yang diamankan selama pelaksanaan operasi.
“Total yang dimusnahkan sebanyak 2.000 botol kaca pabrikan dari berbagai merek, serta 1.200 botol minuman jenis ciu yang dikemas menggunakan botol plastik,”ujar Kapolres saat kegiatan pemusnahan.
Ribuan botol minuman keras tersebut dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan alat berat tandem roller (mesin penggilas aspal) di halaman Mapolres Kebumen. Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Sebelum pemusnahan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir terlebih dahulu menandatangani berita acara pemusnahan barang bukti. Penandatanganan juga dilakukan oleh sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyatakan, operasi penyakit masyarakat selama Ramadan bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.
Menurutnya, peredaran minuman keras kerap menjadi salah satu pemicu gangguan Kamtibmas di tengah masyarakat. Oleh karena itu penindakan terhadap peredaran miras terus dilakukan oleh jajaran kepolisian.
Ia menegaskan, meskipun ribuan botol miras telah dimusnahkan, kegiatan operasi penyakit masyarakat (Operasi Pekat_ tidak akan berhenti. Polres Kebumen bersama seluruh Polsek tetap akan melaksanakan kegiatan serupa sebagai upaya cipta kondisi menjelang Idul Fitri 2026.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan, baik menjelang maupun setelah Idul Fitri, untuk menjaga situasi wilayah Kebumen tetap aman dan kondusif,”tandas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Komper Wardopo













