blank
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Jawa Tengah, AR Hanung Triyono, saat memberikan keterangan di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu, 4 Januari 2025. (Foto: Diaz A Abidin)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sebanyak 21 Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Jawa Tengah tercatat terdampak bencana sepanjang Januari 2026. Di mana terdapat dua orang meninggal dunia dari kejadian tersebut.

Lokasi pariwisata terdampak bencana itu tersebar di 12 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Semuanya berada di Kabupaten Tegal, Banyumas, Purbalingga, Brebes, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Pati, Semarang, Wonosobo, Cilacap, Kudus, dan Pekalongan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan, salah satu destinasi pariwisata terdampak yakni di Guci, Kabupaten Tegal.

“Tapi itu kan kewenangan (pemerintah Kabupaten dan kita juga memantau,” katanya di Kota Semarang, Senin, 9 Februari 2025.

Adapun untuk jumlah kerugian total destinasi pariwisata yang ada, Hanung belum mendapat data pasti.

“Untuk data secara umum belum terdata secara pasti. Kewenangannya ada di kabupaten/kota,” kata dia.

Lebih rinci, destinasi wisata yang terdampak itu antara lain, Lokawisata Baturadden (Banyumas), Desa Wisata Serang (Purbalingga), Agrowisata Kaligua dan Curug Cantel (Brebes), Tempat Ziarah Gunung Tidak (Kota Magelang), Air Terjun Kedung Kayang (Kabupaten Magelang).

Kemudian Waduk Gunungrowo (Pati), Danau Rawa Pening (Kabupaten Semarang), Dieng Plateau Theater, Pendakian Gunung Kembang via Blembem, Jalan Lingkar Sumbing (Wonosobo), Pantai Sodong dan Wana Wisata Payau (Cilacap), Wisata Makam Sunan Muria, Kedung Gong, Wisata Mbalong Sangkal Putung Kesambi, Air Tiga Rasa Rejenu (Kudus), Buper Lolong, WOW Pacalan, Ekowisata Mulyoasri (Kabupaten Pekalongan).

Hanung mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong upaya pemulihan lokasi wisata tersebut. Akan tetapi perlu kehati-hatian dengan memerhatikan prinsip utama keselamatan.

“Mudah-mudahan teman-teman di kabupaten/kota kita bisa mengantisipasi itu,” ucapnya.

Dia mencontohkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyalurkan dana pemulihan terhadap akses jalan di Kabupaten Kudus. Meskipun tak langsung pada lokasi wisata.

Selain itu, destinasi wisata diupayakan dibuka sebelum masa libur lebaran 2026. Akan tetapi, prinsipnya harus memerhatikan keselamatan pengunjung. (*)

Diaz A Abidin