blank
Petualangan dengan Jeep Adventure wisata di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, melintasi medan ekstrem sungai berlumpur.(SB/Bambang Pur)

KARANGANYAR (SUARABARU.ID) – Pagi itu, langit bermendung, matahari bagai enggan menampakkan sinarnya. Ini menjadikan suasana bertambah dingin di kondisi hawa sejuk Tawangmangu dan Kemuning di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Objek wisata ini terletak di kaki Gunung Lawu (+ 3.265 M).

Sementara itu, para pelancong yang menggemari Jeep Adventure dari Pos Kemuning, Ngargoyoso, sudah pada memulai start melakukan perjalanan menuju ke medan yang dipilihnya masing-masing. Ada yang memilih medan gunung menuju pendakian puncak bukit yang biasa untuk take off para atlet dirgantara Paralayang.

Jeep Adventur menyajikan perjalanan di medan offroad. Yakni aktivitas berkendara di luar jalan raya. Melewati alur sungai, berbatu, berpasir, berlumpur, menerobos hutan, melewati kebun, menanjak di lereng perbukitan.

Kali ini, kami berempat memilih medan offroad sungai, dengan melewati Desa Girimulyo, kemudian menembus Alas Karet (Alaksa) Batu Jamus, melintas kebun teh dan melalui objek wisata Bukit Kaleran di wilayah Kecamatan Ngargoyoso, lereng barat Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Mulai mendekati medan ekstrem yang dituju, mobil memasuki medan jalan berbatu yang mencerminkan kondisi jalan tak terurus. Mobil jeep four whell drive atau 4-WD, terus melaju dengan gerak pontang-panting oleh kondisi medan jalan berbatu tersebut. Ini menjadi titik awal start dimulainya petualangan offroad.

Selanjutnya, mobil mulai menyusuri alur kali berair jernih, yang kiri kanannya banyak ditemukan batu-batu sebesar meja dan kepala Gajah. Alur kali yang diterjang mobil jeep, tentu saja airnya muncrat berhamburan. Tibalah kemudian, di medan kali berlumpur warna coklat tanah.

Ambyur

Tanpa memberikan aba-aba, sopir Nurffendi tancap gas menceburkan jeep yang dikendarai ke alur sungai berlumpur tersebut. Rasanya, mobil itu seperti ambyur atau menghentak jatuh dari ketinggian. Tentu saja menimbulkan suara byuuur….dan air sungai berlumpur pun muncrat membasahi para penumpangnya.

blank
Medan offroad Jeep Adventure di Kemunig, Ngargoyoso, Karanganyar, melewati medan ekstrem alur sungai, yang di kiri kanannya banyak batu sebesar meja dan kepala gajah.(SB/Bambang Pur)

Di track gebyuur air sungai berlumpur ini, tidak jarang membuat para penumpang spontan meneriakkan pekik kaget bercampur panik. Sebelum kemudian tertawa lega, karena ternyata aman. Adegan mendebarkan ini, diulang sampai tiga kali. Ada yang digas dan seolah-olah akan ditabrakkan pada mobil di depannya, atau saat berpapasan dengan posisi mepet berhimpitan dengan yang lain.

Di track ekstrem ini, layaknya uji nyali memacu adrenalin. Yakni hormon neurotransmitter yang dilepaskan tubuh, saat stres, panik atau tengah dalam bahaya, yang ditandai dengan jantung berdetak lebih cepat dan napas bagai tertahan. Ini menjadikan pengalaman yang sulit dilupakan.

Sopir Nurffendi pun segera menghentikan jeep yang dikemudikan, tetap di tengah alur sungai. Kemudian mempersilahkan para penumpangnya untuk istirahat sejenak. Turun mencebur ke alur sungai, untuk melakukan kegiatan selfie, membuat foto kenang-kenangan.

Sebagai sopir yang tergabung dalam komunitas Jeep Adventure Tawangmangu, Nurffendi, mengaku telah menjalani pekerjaannya itu sejak Tahun 2020. Dengan pengalamannya hampir 6 tahun, dia setiap hari rata-rata melayani pelancong sebanyak 4 kali trip di medan offroad tersebut. Ini menjadikan komponen kaki-kaki, per dan kampas kopling seta persneleng mobil, acap kali harus diganti.(Bambang Pur)