blank
Pemain Porvit Kudus Yusuf Bachtiar berusaha melakukan block dari spike keras pemain Pasundan Bandung. foto: PP PBVSI

Selain meraih posisi kedua, Porvit Kudus tampil gemilang dengan membawa pulang tiga penghargaan individu, yaitu Best Outside Hitter – Moch Alfian Deni Ansyah, Best Middle Blocker – Yusuf Bachtiar, Best Libero – Bimo Reno Prakoso.

Manajer tim Porvit Kudus HM Rinduwan mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang mampu melaju hingga partai puncak. Namun dia mengakui lawan yakni Pasundan Bandung memiliki kualitas dan berhasil tampil cukup baik.

“Alhamdulillah, masih belum rezeki. Yang jelas, kami cukup senang anak-anak bisa tampil dengan baik dan mampu memberikan perlawanan terbaik,”tandasnya.

Rinduwan mengatakan, ajang Kejurnas kali ini menegaskan pentingnya pembinaan atlet usia muda. Menurutnya, keberhasilan anak asuhnya masuk dalam partai puncak, merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan dengan baik dan tertata.

Porvit Kudus dan Grobogan Mitra Bank Jateng pulang tanpa trofi juara, namun membawa pembuktian bahwa Jawa Tengah tetap menjadi salah satu poros kuat voli usia muda Indonesia.

Daftar Juara dan Hadiah Kejurnas Voli Antarklub U-19 2025

Juara Putra: Pasundan Bandung – Rp 35 juta

Runner-Up Putra: Porvit Kudus – Rp 25 juta

Juara Putri: Ganevo Yogya – Rp 35 juta

Runner-Up Putri: Grobogan Mitra Bank Jateng – Rp 25 juta

Peringkat 3: Indomaret (putra) & Petrokimia (putri) – Rp 20 juta

Peringkat 4: Privolley Gurita Kaur (putra) & Lampung Phinisi (putri) – Rp 15 juta

 

Ali Bustomi